Repelita Muan, Korea Selatan - Seluruh penumpang dan awak kabin pesawat Jeju Air yang mengalami kecelakaan di Bandara Muan, Korea Selatan, hampir dipastikan meninggal dunia. Hanya dua orang yang berhasil selamat, keduanya merupakan pramugari pesawat tersebut.
Pesawat yang berangkat dari Thailand menuju Korea Selatan itu membawa total 181 orang, terdiri dari 175 penumpang dan 6 awak kabin. Kecelakaan terjadi saat pesawat mendarat tanpa roda, menabrak pagar pembatas, dan terbakar.
Dua faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan adalah tabrakan dengan kawanan burung dan cuaca buruk, yang menyebabkan kerusakan pada mesin pesawat. Namun, penyebab pasti akan diumumkan setelah investigasi gabungan selesai.
Pesawat hancur total, menyulitkan proses evakuasi dan identifikasi korban tewas. "Penumpang terlempar dari pesawat setelah menabrak dinding, sehingga peluang untuk selamat sangat kecil," ujar seorang petugas pemadam kebakaran. "Pesawat itu hampir hancur total. Mengidentifikasi korban tewas pun sulit, proses ini memakan waktu sembari kami mengevakuasi jenazah," lanjutnya.
Hingga kini, 176 korban tewas telah terkonfirmasi, terdiri dari 82 laki-laki, 83 perempuan, dan 11 orang yang belum diketahui jenis kelaminnya. Sejumlah 3 orang masih dalam pencarian. Dua orang yang selamat, keduanya adalah pramugari Jeju Air, sementara sisanya masih dalam proses evakuasi.
"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," ujar salah satu netizen di komentar berita ini.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok