Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads


Dampak Larangan Study Tour di Jawa Barat, Pariwisata dan Usaha Travel Terancam

 

Repelita Jawa Barat - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi diminta mengkaji ulang kebijakan larangan study tour bagi sekolah-sekolah negeri di Jawa Barat. Kebijakan ini dinilai berpotensi menurunkan jumlah kunjungan wisatawan dan berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cirebon, Abraham Muhamad, mengatakan bahwa kebijakan tersebut juga memberikan dampak negatif pada sektor usaha tour dan travel. Ia menyebutkan bahwa seluruh sekolah di Jawa Barat telah membatalkan kegiatan study tour ke luar provinsi.

"Pernyataan bahwa study tour mengeksploitasi siswa itu salah kaprah," ujar Abraham dalam konferensi pers bersama para pelaku usaha tour dan travel di Ciayumajakuning.

Abraham berharap Gubernur Jawa Barat bersikap bijaksana dalam mengevaluasi kebijakan tersebut. Ia menegaskan bahwa kasus kecelakaan saat study tour atau adanya oknum guru nakal memang perlu diperbaiki dan ditindak tegas, tetapi bukan berarti seluruh kegiatan study tour SMA/SMK negeri ke luar provinsi harus dilarang.

Selain itu, Abraham memperkirakan kebijakan ini bisa memicu balasan dari pemerintah provinsi lain yang mungkin akan melarang perjalanan wisata ke Kabupaten Cirebon dan wilayah lain di Jawa Barat. Hal ini justru dapat memperburuk kondisi pariwisata di daerah tersebut. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Bottom Post Ads

Copyright © 2024 - Repelita.id | All Right Reserved