Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads


Jembatan Pandansimo Sudah Diuji Coba untuk Lebaran, Begini Hasilnya

 Jembatan Pandansimo Sudah Diuji Coba untuk Lebaran, Begini Hasilnya

Repelita Yogyakarta - Jembatan Pandansimo yang menghubungkan Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul dengan Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo sudah diuji coba untuk kemungkinan bisa dilintasi saat Lebaran 2025. Hasilnya, jembatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) itu belum bisa dipakai untuk arus mudik dan balik tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Satlantas Polres Kulon Progo AKP Priya Tri Handaya di Kulon Progo, Senin (24/3). “Hasil koordinasi dan uji coba dengan dinas teknis, jembatan baru Trisik Galur-Pandansimo belum dapat dioperasikan,” kata Priya.

Jembatan Pandansimo adalah bagian dari proyek JJLS yang menghubungkan sisi selatan pulau Jawa. Jembatan sepanjang 1,9 KM ini dibangun dengan nilai kontrak mencapai Rp 814,8 miliar.

AKP Priya mengatakan polisi telah menyiapkan skenario lalu lintas di JJLS dan jalan nasional. Dua jalur ini akan dilewati pemudik walau tidak seramai dari arah Sleman. “Kami terutama menyiapkan rekayasa lalu lintas di Simpang Tugu Brosot JJLS, sebab biasanya di sana terjadi penumpukan saat libur Lebaran,” katanya.

Priya mengatakan rekayasa di Simpang Tugu Brosot perlu dilakukan mengingat kendaraan akan melewati Jembatan Srandakan 2. Sedangkan kondisi jembatan saat ini juga tidak mampu menahan beban banyak kendaraan sejak jebolnya dam Sungai Progo di sisi selatan jembatan.

Selain di kawasan Jembatan Srandakan, Satlantas Polres Kulon Progo juga berupaya meminimalisasi penumpukan kendaraan di Jembatan Glagah, termasuk di Simpang YIA dan Simpang Karangnongko di jalan nasional. “Sebab di titik-titik itu rawan terjadi kepadatan saat musim arus mudik dan arus balik,” katanya.

Dia memperkirakan puncak arus mudik di wilayah Kulon Progo terjadi pada 28 Maret atau bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Sedangkan kepadatan saat liburan diprediksi terjadi saat H+2 Lebaran. “Puncak arus mudik terjadi pada Jumat (28/3) sebelum perayaan Nyepi,” katanya.

Wakapolres Kulon Progo Kompol Martinus Griavinto Sakti mengatakan Polres Kulon Progo telah menyiapkan Operasi Ketupat Progo 2025 dalam mengamankan mudik Lebaran. Polres Kulon Progo menerjunkan 306 personel dalam operasi ini. “Fokus kami selama operasi adalah memastikan kelancaran lalu lintas, mencegah terjadinya kecelakaan dan fatalitas, serta mengamankan kegiatan masyarakat saat Lebaran,” katanya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Bottom Post Ads

Copyright © 2024 - Repelita.id | All Right Reserved