Repelita Jakarta - Susi Pudjiastuti menanggapi kasus pemalsuan identitas oleh 400 ASN di Kabupaten Seluma, Bengkulu.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu menyoroti praktik ASN yang menggunakan foto wajah dan fake GPS untuk memanipulasi daftar hadir online.
"Sudah saatnya Pegawai Pemerintah dan pensiunan dicek orangnya masih benar ada dan masih hidup," tulis Susi di akun X-nya.
Susi mengacu pada hasil audit di Amerika Serikat oleh tim Elon Musk yang menemukan ketidakberesan serupa.
"Hasil audit di USA menemukan nomor Social Security yang usianya di atas 120 tahun bahkan 300 tahun," tambahnya.
Komentar Susi memicu berbagai tanggapan dari warganet.
"Dulu ada PNS meninggal digantikan orang lain dengan identitas almarhum," ungkap seorang netizen.
"Buat skema pensiun sekali bayar seperti swasta mungkin lebih bagus," saran netizen lainnya.
Kasus ini mencuat setelah terungkapnya manipulasi sistem presensi online oleh ratusan ASN di Seluma.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok