Repelita Jakarta - Tagar #MakzulkanPrabowoGibran mendadak trending di platform X sejak Senin malam. Tagar tersebut mencuri perhatian setelah muncul lebih dari 12 ribu unggahan yang membahasnya.
Banyak unggahan dalam tagar ini menyoroti dugaan kekerasan oleh aparat saat mengamankan aksi demonstrasi menolak RUU TNI. Sejumlah netizen mengungkapkan kemarahan mereka terhadap tindakan tersebut.
“Gua sebagai perempuan sedih banget banget banget kalo ada perempuan yang jadi korban kekerasan. Go to hell polisi,” tulis akun @lwyerasf.
Netizen lain menyoroti dampak RUU TNI yang baru disahkan, mengklaim bahwa aturan tersebut justru memperburuk situasi.
“Baru tiga hari RUU TNI disahkan, pemerintahan RI sudah memberi ‘AYOMAN’ kepada rakyat berupa ancaman. Salah satunya adalah ‘HADIAH’ yang dikirim ke jurnalis Tempo,” tulis akun @pinkairyy.
Beberapa pengguna X menegaskan bahwa generasi saat ini tidak akan tinggal diam menghadapi tindakan intimidasi.
“Pantang generasi ini bungkam,” tulis akun @drenchphile.
Di sisi lain, ada yang menduga bahwa tagar ini digerakkan oleh kelompok tertentu dengan kepentingan politik.
“Tagar #MakzulkanPrabowoGibran adalah kelompok yang ingin merebut kekuasaan. Ada yang ingin hanya Gibran saja yang mundur. Kelompok-kelompok ini punya tujuannya masing-masing. Yang jelas mereka adalah kelompok yang terancam oleh pemerintahan Prabowo-Gibran,” tulis akun @Minietweets_.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok