Berita, Internasional

Abdul El Sayed Sindir Trump Mengaku Bela Rakyat Amerika Tetapi Habiskan Anggaran Ratusan Miliar Demi Perang Israel

Repelita.id

13 August 2026 00:12 WIB

Abdul El Sayed Sindir Trump Mengaku Bela Rakyat Amerika Tetapi Habiskan Anggaran Ratusan Miliar Demi Perang Israel
Foto: Istimewa

VERSI 1 (Cuitan Netizen Asli Bahasa Inggris)

Repelita [Jakarta] - Calon Senat Amerika Serikat asal Michigan Abdul El-Sayed melayangkan perlawanan sengit atas kritikan tajam yang diutarakannya Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance.

ADVERTISEMENT

Kritik tersebut mencetuskan polemik baru mengenai komitmen pembelaan terhadap kelompok pekerja serta barisan kebijakan ekonomi domestik.

Saling serang gagasan ini mencuat usai kemenangan Abdul El-Sayed dalam ajang kontestasi pemilu primer Partai Demokrat pada Agustus 2026.

Sikap kritis tersebut dialamatkan guna membalas tuduhan bertubi-tubi dari kubu Donald Trump bersama pendukungnya.

"Masalahnya dengan Trump adalah dia mengaku membela rakyat Amerika (America First), namun dia menghabiskan $200 miliar untuk perang demi Israel," kata Abdul El-Sayed.

Politisi berhaluan progresif ini mempertanyakan urgensi pengerahan dana belanja militer bernilai fantastis di luar negeri ketimbang membiayai sektor mendasar warga lokal.

Uang hasil keringat pembayar pajak di Michigan ditegaskan harus dialokasikan untuk jaminan kesehatan dasar pembenahan jalan raya hingga fasilitas sekolah.

Melalui pesan rekaman video di media sosial Abdul El-Sayed menyampaikan seruan terbuka kepada para konstituen.

"Kepada warga Partai Republik dan pemilih independen di Michigan, dengarkanlah saya: Jika Anda meyakini prinsip “mengutamakan Amerika” (America first) dan berpendapat bahwa uang pajak kita seharusnya dibelanjakan di sini, di Michigan, saya berharap Anda bersedia memberi kami kesempatan," kata Abdul El-Sayed.

Gagasan politik calon dari kubu Demokrat tersebut memicu gelombang perdebatan sengit dan penolakan terbuka dari kalangan warganet di jejaring media sosial X.

Pengguna akun media sosial @moderateright13 menyampaikan kemarahannya terhadap visi yang diusung kandidat tersebut.

"Go away you Communist piece of shittt LOSER. They do not have billions sitting in a bank. They own companies that supply jobs that support entire communities and provide for generations. Your attacks are baseless and greedy. You want what others have built. Then like everything," kata @moderateright13.

Sementara itu pengabaian atas klaim narasi politik juga diutarakan oleh akun media sosial @patriotmolenys1 pada 11 Agustus 2026.

"Don't believe their lies. EVER," kata @patriotmolenys1.

Kritikan bernada tajam mengenai rekam jejak serta idiologi turut dilontarkan oleh akun media sosial @GetGrokBlocked.

"Go love on your commie buddy. “America deserved 911?” Only difference between you and the pilots? They were dumbfucks but they were committed enough to give up their lives to murder Americans. You’re a dumbfuck CommUNisT!" kata @GetGrokBlocked.

Kekecewaan atas perubahan arah komunikasi politik juga disampaikan oleh akun media sosial @MonicaYatooma pada 11 Agustus 2026.

"That’s a drastic change from “Medicare for all” which would force taxpayers to foot this bill. You are very deceitful in your messaging, which speaks volumes about your character and what you would be like as a senator. We choose the more honest candidate that doesn’t lie to," kata @MonicaYatooma.

Penegasan komitmen pengalihan anggaran belanja militer luar negeri ini menjadi isu sentral dalam perebutan kursi Senat Amerika Serikat. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

VERSI 2 (Cuitan Netizen Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia)

Repelita [Jakarta] - Calon Senat Amerika Serikat asal Michigan Abdul El-Sayed melayangkan perlawanan sengit atas kritikan tajam yang diutarakannya Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance.

Kritik tersebut mencetuskan polemik baru mengenai komitmen pembelaan terhadap kelompok pekerja serta barisan kebijakan ekonomi domestik.

Saling serang gagasan ini mencuat usai kemenangan Abdul El-Sayed dalam ajang kontestasi pemilu primer Partai Demokrat pada Agustus 2026.

Sikap kritis tersebut dialamatkan guna membalas tuduhan bertubi-tubi dari kubu Donald Trump bersama pendukungnya.

"Masalahnya dengan Trump adalah dia mengaku membela rakyat Amerika (America First), namun dia menghabiskan $200 miliar untuk perang demi Israel," kata Abdul El-Sayed.

Politisi berhaluan progresif ini mempertanyakan urgensi pengerahan dana belanja militer bernilai fantastis di luar negeri ketimbang membiayai sektor mendasar warga lokal.

Uang hasil keringat pembayar pajak di Michigan ditegaskan harus dialokasikan untuk jaminan kesehatan dasar pembenahan jalan raya hingga fasilitas sekolah.

Melalui pesan rekaman video di media sosial Abdul El-Sayed menyampaikan seruan terbuka kepada para konstituen.

"Kepada warga Partai Republik dan pemilih independen di Michigan, dengarkanlah saya: Jika Anda meyakini prinsip “mengutamakan Amerika” (America first) dan berpendapat bahwa uang pajak kita seharusnya dibelanjakan di sini, di Michigan, saya berharap Anda bersedia memberi kami kesempatan," kata Abdul El-Sayed.

Gagasan politik calon dari kubu Demokrat tersebut memicu gelombang perdebatan sengit dan penolakan terbuka dari kalangan warganet di jejaring media sosial X.

Pengguna akun media sosial @moderateright13 menyampaikan kemarahannya terhadap visi yang diusung kandidat tersebut.

"Pergi sana kamu komunis pecundang. Mereka tidak punya miliaran uang yang hanya berdiam di bank. Mereka memiliki perusahaan yang menyediakan lapangan kerja untuk menopang seluruh komunitas dan menghidupi generasi ke generasi. Seranganmu tidak berdasar dan serakah. Kamu hanya menginginkan apa yang telah dibangun orang lain. Lalu seperti semuanya," kata @moderateright13.

Sementara itu pengabaian atas klaim narasi politik juga diutarakan oleh akun media sosial @patriotmolenys1 pada 11 Agustus 2026.

"Jangan PERNAH percaya kebohongan mereka," kata @patriotmolenys1.

Kritikan bernada tajam mengenai rekam jejak serta idiologi turut dilontarkan oleh akun media sosial @GetGrokBlocked.

"Pergi sana dan cintai teman komunismu. “Amerika pantas mendapatkan 911?” Satu-satunya perbedaan antara kamu dan para pilot itu? Mereka bodoh tapi mereka cukup berkomitmen untuk menyerahkan nyawa mereka demi membunuh orang Amerika. Kamu itu Komunis bodoh!" kata @GetGrokBlocked.

Kekecewaan atas perubahan arah komunikasi politik juga disampaikan oleh akun media sosial @MonicaYatooma pada 11 Agustus 2026.

"Itu adalah perubahan drastis dari “Medicare untuk semua” yang akan memaksa pembayar pajak menanggung biaya ini. Pesan yang kamu sampaikan sangat menipu, yang menunjukkan dengan jelas karaktermu dan akan seperti apa kamu sebagai senator. Kami memilih kandidat yang lebih jujur yang tidak berbohong," kata @MonicaYatooma.

Penegasan komitmen pengalihan anggaran belanja militer luar negeri ini menjadi isu sentral dalam perebutan kursi Senat Amerika Serikat. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung