Berita, Nasional

Advokat Petrus Loyani Sentil Dokter Tifa dan Roy Suryo, Tegaskan Tuduhan Harus Didukung Bukti Bukan Sekadar Narasi

Repelita.id

28 July 2026 19:14 WIB

Advokat Petrus Loyani Sentil Dokter Tifa dan Roy Suryo, Tegaskan Tuduhan Harus Didukung Bukti Bukan Sekadar Narasi
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Polemik berkepanjangan mengenai keabsahan dokumen akademik mantan pemimpin tertinggi negara kembali memicu tanggapan tegas dari kalangan praktisi hukum senior tanah air.

Petrus Loyani melayangkan teguran keras kepada figur-figur publik yang gencar melontarkan keraguan tanpa disertai instrumen pembuktian yang valid di hadapan hukum.

ADVERTISEMENT

Penyusunan argumen di ruang terbuka ditekankan harus berpijak pada fakta objektif ketimbang sekadar membangun opini tanpa landasan memadai.

Sekali lagi, jangan Tifa memutar balikkan logika.

Logikanya itu adalah serangannya Tifa, ujar Petrus.

Masyarakat luas diimbau agar senantiasa waspada serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai narasi persuasif yang sengaja dihembuskan kelompok tertentu.

Tifa dan Roy ini pinter sekali memutar-mutar balik fakta.

Makanya masyarakat harus tajam memahami itu, ucapnya.

Peringatan terbuka disuarakan agar para pengkritik tidak meremehkan kecerdasan publik dalam menilai substansi persoalan yang sedang bergulir.

Tifa dan Roy hati-hati, tidak semua masyarakat bisa kamu kibulin, bisa kamu bodoin dengan argumentasi, dengan narasi-narasimu, tegasnya.

Sikap pengawasan ketat dipastikan bakal terus diarahkan kepada pihak-pihak yang gemar melemparkan tudingan miring tanpa dasar rasional.

Saya sebagai salah satu anggota masyarakat yang tetap mau mengkritisin kalian, tukasnya.

Kendati melontarkan kecaman pedas, pintu apresiasi tetap dibuka lebar manakala para pengkritik mampu menyajikan argumen berbasis bukti hukum yang sah.

Ketika kalian berargumentasi dengan cara yang pertama menjawab, yang didukung oleh bukti yang benar dan sesuai dengan hukum, yang meyakinkan, saya akan dukung, imbuhnya.

Sebaliknya, penyebaran tuduhan kosong yang dibungkus dengan cara-cara kotor dinilai telah mencederai etika serta akal sehat publik.

Tapi ketika kalian bernarasi dengan cara-cara yang kotor yang sifatnya hitam, yang sifatnya menyerang orang tanpa dasar, tanpa data yang bertanggung jawab itu kalian telah melakukan kejahatan, kuncinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung