Berita, Internasional

Aksi China Pajang Potret Ilmuwan di Papan Reklame Tuai Pujian "Inilah alasan bila China makin kesini makin maju"

Repelita.id

01 September 2026 17:25 WIB

Aksi China Pajang Potret Ilmuwan di Papan Reklame Tuai Pujian "Inilah alasan bila China makin kesini makin maju"
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah terobosan kultural yang dilakukan oleh pemerintah tirai bambu dalam memberikan penghormatan tertinggi kepada para tokoh ilmuwan nasional mendadak viral serta menuai decak kagum di dunia maya.

Gagasan inspiratif mengenai pengangkatan derajat kaum intelektual tersebut dibagikan secara terbuka melalui akun @clevault.id pada tanggal 1 september 2026 yang menyoroti pergeseran ruang iklan komersial publik.

ADVERTISEMENT

"China menarik perhatian melalui cara unik dalam menghormati para ilmuwannya dengan menggantikan iklan komersial di sejumlah layar dan papan reklame publik dengan potret tokoh seperti Qian Xuesen, Deng Jiaxian, Yuan Longping, dan Tu Youyou. Kampanye tersebut mendapat apresiasi karena menempatkan ilmuwan di posisi penting dalam masyarakat sekaligus mendorong publik untuk menjadikan mereka sebagai sosok panutan."

Langkah strategis penayangan wajah para peneliti besar di ruang terbuka ini langsung memicu gelombang diskusi serta perbandingan dari para warganet di kolom komentar.

Komentar bernada sindiran satir terhadap budaya birokrasi lokal diungkapkan secara spontan oleh akun @ayuwinayasari.

"Muka2 pejabat baru di foto aja udah bikin greges2 liatnya 😁"

Pandangan analitis mengenai faktor pendorong kemajuan teknologi suatu bangsa disampaikan secara tegas oleh akun @havisaravik.

"Inilah alasan bila China makin kesini makin maju, dan meninggalkan semua, termasuk Indonesia"

Sorotan mengenai dominasi nama keluarga peneliti asal negeri tersebut di dalam jurnal ilmiah global diutarakan oleh akun @haniazzh.

"Zhang, zhang, zhang, zhang... Gila sih researcher china publikasinya"

Pernyataan bernada humor satir yang membandingkan budaya pajangan tokoh publik di tanah air dituliskan secara langsung oleh akun @ia_astian.

"Klo konoha kira kira yg dipajang siapa ya, kayaknya yg sering muji diri sendiri ya 😵‍💫"

Penyebutan deretan nama marga dominan dalam publikasi riset dunia turut ditambahkan secara singkat oleh akun @julianti_niar.

"Zang, Liu et all"

Kritik bernada jenaka mengenai maraknya pemasangan atribut tokoh tertentu di ruang terbuka disampaikan oleh akun @davidevan_.

"Masih kalah ama ngibarin foto pak RT di langit"

Ungkapan dukungan atas masifnya publikasi karya ilmiah internasional turut dilontarkan oleh akun @hndnt95.

"Zang et al, Wu et al, Zhao et al., Lagi show💕"

Sindiran serupa mengenai maraknya baliho pejabat lokal di ruang publik diungkapkan kembali oleh akun @detectivekucing.

"Cuma di konoha pejabat dipajang sampe langit...."

Pertanyaan bernada usil mengenai absennya figur keluarga politik tertentu dalam jajaran tokoh dipaparkan oleh akun @metlidont_hutapea.

"Djojohadikusumo mana??"

Rangkaian tanggapan kritis dan penuh humor dari warganet ini merefleksikan kerinduan publik terhadap apresiasi nyata bagi para pelaku ilmu pengetahuan dan riset di tanah air.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung