Berita, Viral Sosmed

Aktivis Virdian Aurellio Kritik Keras Ketimpangan Keadilan di Tengah Memburuknya Kualitas Udara Kota Palangkaraya akibat Kebakaran Hutan

Repelita.id

02 October 2026 18:50 WIB

Aktivis Virdian Aurellio Kritik Keras Ketimpangan Keadilan di Tengah Memburuknya Kualitas Udara Kota Palangkaraya akibat Kebakaran Hutan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kondisi kelayakan udara di salah satu wilayah pulau besar Indonesia dilaporkan berada dalam tingkat yang sangat memprihatinkan akibat pekatnya kabut asap.

Fenomena memburuknya kualitas atmosfer lingkungan tersebut memicu gelombang protes keras dari aktivis kemanusiaan mengenai ketimpangan penegakan keadilan sosial.

ADVERTISEMENT

Keluhan mendalam serta kritik tajam atas pembiaran kerusakan alam regional itu diunggah ke ruang siber melalui platform media sosial Threads.

Catatan evaluasi publik mengenai situasi darurat polusi udara di wilayah Kalimantan Tengah tersebut dipublikasikan secara daring oleh akun @virdian_aurellio.

Dalam kiriman digital yang diunggah pada tanggal 2 Oktober 2026, sang aktivis membandingkan penderitaan warga dengan kenyamanan para koruptor.

Akun @virdian_aurellio menuliskan, "Ini bukan scene film apocalypse. Bukan juga scene film perang nuklir. Ini kota PALANGKARAYA, KALIMANTAN TENGAH! Dua bulan masyarakat yang membayar pajak hidup dengan udara ini. Disaat koruptor yang mengambil pajak rakyat justru hidup di lapas mewah. Orang orang bermasalah justru dapat jabatan di Istana! Jangan berhenti bicara Kalimantan! Kalimantan masih dibakar!"

Kritik tersebut menyoroti ironi kehidupan masyarakat pembayar pajak yang dipaksa menghirup udara beracun selama puluhan hari tanpa adanya solusi konkret.

Di sisi lain, publik dihadapkan pada realitas fasilitas eksklusif bagi narapidana kasus korupsi keuangan negara serta pembagian kursi kedudukan kementerian.

Pihak aktivis mendesak agar seluruh lapisan elemen bangsa tetap menyuarakan nasib lingkungan guna mendesak langkah pemadaman titik api secara total.

Persoalan kebakaran hutan ini dinilai memerlukan ketegasan sanksi hukum terhadap korporasi pelaku pembakaran demi memulihkan hak hidup sehat warga lokal.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung