Repelita Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri forum internasional bertajuk Asia Leaders Connect yang diselenggarakan oleh Temasek Foundation di Singapura.
Pertemuan tahunan yang mengusung tema "Scaling Impact Together" tersebut berlangsung pada tanggal 9 hingga 10 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
Informasi mengenai keikutsertaan tersebut sebelumnya diunggah melalui akun resmi @aniesbaswedan pada hari Minggu, 11 Oktober 2026.
Anies Baswedan menjelaskan bahwa forum berskala internasional ini sengaja didesain dengan melibatkan peserta dalam jumlah terbatas.
Sekitar dua puluh orang dari berbagai negara berkumpul di satu ruangan di Singapura.
Pembatasan kuota tersebut ditujukan agar jalinan komunikasi antarpeserta dapat terbangun secara lebih intim serta mendalam.
Jumlahnya sengaja dibuat kecil supaya percakapan bisa berjalan akrab, jujur, dan mendalam.
Agenda ini mempertemukan figur-figur strategis dari sektor pemerintahan, pelaku korporasi, aktivis filantropi, hingga representasi perwakilan lembaga global dunia.
Kami duduk bersama para pemimpin dari pemerintahan, dunia usaha, filantropi, dan lembaga internasional dari berbagai negara.
Mantan calon presiden tersebut mengungkapkan bahwa diskusi bergulir intens membahas persoalan krusial yang berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat.
Seharian penuh kami berbincang tentang hal-hal yang dampaknya terasa sampai ke rumah-rumah warga: dari mana dana untuk pembangunan yang ramah lingkungan, bagaimana sebuah bangsa tetap tangguh saat dunia makin terpecah, dan bagaimana beralih ke energi yang lebih bersih.
Ia menekankan pentingnya sinergi lintas negara mengingat tantangan ekologi serta pemulihan finansial global tidak dapat diselesaikan secara parsial.
Satu hal terus terbawa sampai pulang.
Persoalan iklim, energi, dan ketahanan ekonomi melintasi batas negara, dan jawabannya lebih mudah ditemukan bila dicari bersama-sama.
Di samping menghadiri ruang diskusi utama, ia juga mengamati kemeriahan suasana lokal yang bertepatan dengan momentum penyelenggaraan pekan balapan F1 Week.
Kebetulan, pekan itu Singapura sedang ramai dengan F1 Week.
Ia menyoroti kemampuan otoritas setempat dalam mengemas ajang olahraga otomotif internasional tersebut menjadi instrumen strategis.
Di sela agenda, kami melihat bagaimana kota ini menjadikan satu ajang balap sebagai ruang bertemu.
Langkah taktis itu dinilai efektif untuk memperluas jaringan kemitraan antarpemimpin dunia sekaligus menggerakkan roda perekonomian wilayah.
Para pemimpin saling terhubung, ekonomi bergerak, dan kolaborasi tumbuh.
Ia menilai bahwa pengalaman tata kelola kegiatan di negara jiran tersebut merupakan sebuah rujukan edukasi berharga yang dapat diimplementasikan di tanah air.
Ini pelajaran kecil yang layak dibawa pulang. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads