Berita, Nasional

Anies ke Diaspora: Jangan Jelekkan Indonesia demi Pembenaran Tinggal di Luar Negeri

Repelita.id

14 June 2026 14:38 WIB

Anies ke Diaspora: Jangan Jelekkan Indonesia demi Pembenaran Tinggal di Luar Negeri
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Anies Baswedan memberikan pesan tegas terkait nasionalisme saat menghadiri agenda silaturahmi di Masjid Al-Hikmah, New York, pada Rabu, 10 Juni 2026.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut masyarakat mengingatkan Indonesia di perantauan agar tetap menjaga jati diri bangsa dengan kokoh di mana pun berada.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, identitas nasional merupakan elemen krusial yang berfungsi sebagai ikatan persaudaraan bagi seluruh warga negara yang sedang menetap di luar negeri.

Namun, Anies secara khusus mengkritik mentalitas diaspora yang kerap memenuhi kondisi tanah air sendiri hanya demi kepentingan pembenaran keputusan pribadi tinggal di luar.

“Jangan menjelek-jelekkan kondisi tanah air sendiri hanya untuk mencari pembenaran atau justifikasi diri atas keputusan tinggal di luar negeri,” ujar Anies dalam kesempatan itu.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan penuh dari tokoh Muslim Indonesia di New York, Imam Shamsi Ali, yang tekanan tanggung jawab moral setiap perantau sebagai wajah bangsa.

"Semua kita yang ada di rantau menjadi wajah bangsa, baik atau buruk. Dan kita memainkan perannya sesuai kapasitas masing-masing," kata Imam Shamsi Ali dalam keterangannya pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Imam Syamsi memberikan batasan yang jelas antara sikap kritis terhadap kebijakan penguasa dengan tindakan yang merusak nama baik negara di hadapan dunia internasional.

“Harus dibedakan antara mengkritik pemerintah dan memperburuk tanah air. Kalau mengkritik pemerintah dengan benar sesuai fakta, itu namanya kontribusi,” jelasnya.

Ia pun melontarkan kritik pedas terhadap narasi negatif yang dilontarkan pegiat media sosial Abu Janda saat berkunjung ke New York belum lama ini.

“Tapi memperburuk negara, misalnya Indonesia itu anti-minoritas seperti yang dilakukan Abu Janda di New York baru-baru ini, itu syetan,” tegas Shamsi Ali tanpa tedeng aling-aling.

Pertemuan di Masjid Al-Hikmah tersebut menjadi pengingat bagi seluruh diaspora bahwa menjaga martabat tanah kelahiran merupakan kewajiban mutlak yang harus dijaga.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung