Repelita [Jakarta] - Kesepakatan untuk membawa persoalan krisis pencemaran udara akibat kebakaran hutan dan lahan ke tingkat regional ASEAN telah dicapai oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bersama Sultan Brunei.
Langkah diplomasi lingkungan tersebut diambil menyusul penurunan kualitas udara yang memburuk hingga memicu penutupan ratusan instansi pendidikan di wilayah Sarawak.
ADVERTISEMENT
Melalui saluran media sosial, kabar penetapan kebijakan antarnegara tersebut diunggah oleh akun Threads muslimvox.id
pada tanggal posting 23 agustus.
Pengelola akun menulis "Hasil Pertemuan Konsultasi Pemimpin ke-27, PM Malaysia Anwar Ibrahim & Sultan Brunei sepakat membawa krisis asap karhutla lintas batas ke mekanisme regional ASEAN. Langkah ini menyusul memburuknya kualitas udara di Sarawak yang memaksa penutupan ratusan sekolah akibat kepungan asap. Kementerian Lingkungan Malaysia segera menyurati Sekretariat ASEAN guna mengaktifkan koordinasi pencegahan regional.".
Rencana pelaporan krisis kabut asap lintas batas tersebut langsung mengundang gelombang respons tajam dari kalangan pengguna internet.
Akun taqiyyuddin12_
melayangkan tuntutan hukum dengan mencuit "Adili prabowo di pengadilan asean.".
Dukungan terhadap eskalasi tekanan politik internasional disuarakan oleh akun sahriyanti13
yang menulis "Bawa aja klo bisa sampe ganti presiden".
Sikap setuju terhadap langkah tegas negara tetangga juga disampaikan oleh pengguna lokal foresteinn
dengan mencuit "Sebagai warga negara Indonesia, saya sangat dukung langkah negara-negara tetangga".
Sentimen desakan proses hukum kepada jajaran pemerintah dilontarkan oleh akun ridwanfatahridwan
yang menulis "Kalau bisa diseret jg sekalian".
Kritik tajam kepada jajaran pimpinan negara diungkapkan oleh akun sucirama__
dengan mencuit "Tolong bgt kali ini jgn sampe lolos lg tuh buncit 1".
Sindiran mengenai diplomasi antarnegara dilayangkan oleh akun tsauri28
melalui cuitan "Tinggal jawab asap ga punya paspor".
Desakan pelaporan internasional guna melengserkan kekuasaan disuarakan oleh akun yapping_ajah99
yang menulis "Laporin aja!!!. Sebagai rakyat Indonesia saya sangat setuju klo bisa sampe tuh Rezim turun!!!".
Dukungan pelaporan hingga ke tingkat global disampaikan oleh akun zykrynl16_
melalui cuitan "Setuju kalau bisa bawa ke PBB".
Respons singkat mengenai potensi dampak krisis diplomasi tersebut ditutup oleh akun diorefrimay_31
yang mencuit "Wah gawat". (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads