Berita, Internasional

AS Kirim Proposal ke Iran Lewat Pakistan, Trump Disebut Cari Jalan Keluar dari Tekanan Minyak dan Politik

Repelita.id

24 August 2026 14:50 WIB

AS Kirim Proposal ke Iran Lewat Pakistan, Trump Disebut Cari Jalan Keluar dari Tekanan Minyak dan Politik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Amerika Serikat disebut kembali membuka jalur komunikasi dengan Iran melalui Pakistan di tengah meningkatnya tekanan terkait harga minyak dan situasi politik menjelang pemilu paruh waktu November.

Informasi tersebut disampaikan melalui rangkaian unggahan akun Threads @nandxnandza pada 23 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

Unggahan pertama menyebut pemerintahan Donald Trump meminta Pakistan menyampaikan proposal kepada Iran agar jalur komunikasi tidak langsung tetap terbuka.

Langkah itu dikaitkan dengan kebutuhan Washington meredakan tekanan harga minyak sekaligus mencari jalan keluar dari persoalan politik menjelang pemilu paruh waktu.

Dalam unggahan berikutnya disebutkan Kepala Angkatan Darat Pakistan Asim Munir dijadwalkan menuju Teheran pada Senin untuk membawa pesan dari Amerika Serikat.

Kunjungan tersebut juga disebut bertujuan membahas kemungkinan kembalinya proses perundingan antara Washington dan Teheran.

Unggahan itu menyebut Trump membutuhkan harga minyak yang lebih rendah serta berkurangnya tekanan politik sebelum November.

Namun, Iran disebut belum menunjukkan kesediaan memenuhi keinginan tersebut tanpa adanya konsesi besar dari Amerika Serikat.

Teheran juga disebut tetap menolak membuka kembali Selat Hormuz maupun kembali ke meja perundingan sebelum tuntutan Iran dipenuhi.

Pada unggahan ketiga, akun tersebut menulis, “the proposal is probably just please lower oil prices before november k thanks. 🤣”

Rangkaian informasi itu kemudian memunculkan beragam reaksi dari pengguna Threads yang menilai langkah Amerika Serikat berkaitan dengan kepentingan politik domestik.

Akun @sebutsajaarief menulis, “Intinya : Trump nyari selamat buat jaga suaranya”

Akun @islamynizar memberikan tanggapan singkat, “Yup. Betul sekali”

Sementara akun @gaziadam menulis, “jangan mau, dia yang buat dia juga yang melanggar, penjahat tetaplah akan menjadi penjahat”

Akun @a_lihin turut berkomentar, “Katanya adidaya... Eh ko jadinya tak berdaya”

Akun @imamharyadi5 menulis, “Nggak usah percaya sama jin dan setan semua hanya membuat kekacauan di dunia, jintram dan setan yahu”

Adapun akun @adrimal2811 menyampaikan pandangannya mengenai sikap Iran dengan menulis, “Iranku sudah bersumpah tidak ada lagi perundingan,semua sudah terkunci,kecuali tram penuhi syarat Iran Tampa konfromi,titik sampai tram mati terbunuh”

Rangkaian unggahan tersebut memperlihatkan bahwa jalur komunikasi antara Amerika Serikat, Pakistan, dan Iran menjadi perhatian di tengah persoalan minyak, Selat Hormuz, serta kemungkinan pembukaan kembali perundingan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung