Berita, Timur Tengah

AS Rilis Video Kapal Perang Amerika Blokade Selat Hormuz, CENTCOM Tunjukkan Aksi Pengalihan Kapal Dagang di Teluk Oman

Repelita.id

19 April 2026 23:26 WIB

AS Rilis Video Kapal Perang Amerika Blokade Selat Hormuz, CENTCOM Tunjukkan Aksi Pengalihan Kapal Dagang di Teluk Oman
Foto: Istimewa

Repelita Washington DC - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) merilis video resmi yang menunjukkan aktivitas kapal perang AS saat menegakkan blokade maritim di Selat Hormuz dan perairan sekitarnya .

Rekaman yang dirilis pada Jumat (17/4/2026) itu memperlihatkan para pelaut AS di kapal perusak USS Michael Murphy (DDG 112) tengah mengarahkan kapal dagang bernama Motor Vessel Molly untuk berbelok arah di Teluk Oman .

ADVERTISEMENT

Dalam cuplikan video yang dibagikan CENTCOM melalui akun X, seorang pelaut AS terdengar mengatakan, "Motor Vessel Molly, ini kapal perang 112. Kami akan mengawal Anda ke pelabuhan berikutnya. Terima kasih atas kerja sama Anda" .

CENTCOM menyatakan bahwa operasi penegakan blokade ini melibatkan lebih dari 10.000 personel AS, lebih dari selusin kapal angkatan laut, serta lebih dari 100 pesawat yang beroperasi di perairan regional .

Kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN 72) juga ikut serta dalam operasi ini, dengan delapan jet tempur F-35C, pesawat F/A-18, EA-18G, E-2D, dan helikopter MH-60 yang tergabung dalam carrier air wing-nya .

Dalam unggahan terpisah, CENTCOM juga menunjukkan foto-foto aktivitas penegakan blokade dari kapal perusak USS Delbert D. Black (DDG 119) dan kapal serbu amfibi USS Tripoli (LHA-7) .

Foto-foto dari USS New Orleans juga menunjukkan seorang marinir AS tengah memonitor lalu lintas kapal di perairan sekitar Selat Hormuz .

CENTCOM mengklarifikasi bahwa pasukan AS tidak memblokade Selat Hormuz itu sendiri, melainkan menargetkan kapal yang masuk atau keluar dari pelabuhan dan wilayah pesisir Iran .

Blokade ini diberlakukan setelah negosiasi antara AS dan Iran di Pakistan gagal pada akhir pekan lalu, dan mulai berlaku pada Senin (13/4/2026) .

CENTCOM menyatakan bahwa dalam 72 jam pertama penegakan blokade, 14 kapal telah berbalik arah setelah diarahkan oleh pasukan AS untuk mematuhi ketentuan .

Pejabat AS menggambarkan operasi ini sebagai instrumen strategis utama untuk membatasi ekspor minyak Iran sekaligus menjaga kebebasan navigasi bagi kapal yang tidak terkait dengan pelabuhan Iran .

Rekaman aktivitas kapal perang AS ini dirilis di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah pasca Iran kembali menutup Selat Hormuz beberapa jam setelah sempat membukanya .

Sementara itu, Perancis dan Inggris mengumpulkan sekitar 50 negara di Paris untuk membahas bagaimana mengurangi dampak blokade terhadap ekonomi global yang terguncang .

Pertemuan di Paris tersebut juga dimaksudkan untuk memberi tekanan kepada AS dan Iran agar mengakhiri kebuntuan di Selat Hormuz .

Hingga berita ini diturunkan, CENTCOM menyatakan pasukan AS akan terus mempertahankan operasi penegakan blokade selama diperlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap arahan Presiden Donald Trump .

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung