Repelita [Jakarta] - Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, Nanik S Deyang, mengambil langkah tegas dengan menerapkan aturan ketat guna memutus rantai melakukan transaksional di lingkup lembaganya.
Sejumlah kebijakan baru diberlakukan untuk mensterilkan lingkungan kantor dari kehadiran pihak luar yang tidak berkepentingan.
ADVERTISEMENT
Nanik secara resmi agamawan tamu untuk berkumpul di lobi kantor serta menutup fasilitas kafe yang selama ini beroperasi di area gedung.
Di gedung kita, sekarang tidak boleh ada lagi tamu di lobi yang kayak pasar malam.
Steril sekarang sepi.
Dulu sudah kayak transaksional, kayak pasar malam.
Orang yang baru saja masuk ke sini, dapat menunjuk transaksional.
Kafe kita minta tutup.
Dulu ada kafe namanya 'Cafe BGN', kagak boleh itu.
Nanti jadi tempat nggak benar, ungkap Nanik melalui YouTube Total Politik, Minggu (14/6/2026).
Tidak hanya membatasi akses fisik, ia juga memutus total hubungan langsung antara seluruh pegawai dengan pihak mitra program Makan Bergizi Gratis.
Kini, setiap pimpinan maupun staf dilarang keras melakukan pertemuan tatap muka dengan mitra di luar mekanisme resmi.
Segala bentuk permasalahan atau kebutuhan komunikasi dari mitra harus disampaikan melalui layanan customer service yang terpantau.
Kita buat aturan, semua pemimpin termasuk kami di tingkat manapun sampai staf, tidak boleh mencapai mitra.
Bertemu harus melalui layanan pelanggan, apapun masalahnya, sampaikan kepada kami, tegasnya.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pembenahan internal setelah lembaga tersebut menangani kasus dugaan korupsi besar.
Nanik menegaskan akan terus mengawali efisiensi dan transparansi guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap strategi program tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok