Berita, Timur Tengah

B-52 AS Pacu Bola Api Raksasa di Iran, Infrastruktur Militer Runtuh Berantai

Repelita.id

14 April 2026 12:30 WIB

B-52 AS Pacu Bola Api Raksasa di Iran, Infrastruktur Militer Runtuh Berantai
Foto: Istimewa

Repelita Isfahan - Sebuah video yang beredar di media sosial pada tanggal 3 April 2026 menunjukkan kemunculan bola api raksasa yang menyala terang di langit Isfahan, menyusul serangan langsung yang dilancarkan oleh pesawat pengebom strategis B-52 Amerika Serikat.

Video yang diunggah melalui akun @SkarWorldNews di Twitter itu memperlihatkan bagaimana hantaman bertubi-tubi dari pasukan Amerika memicu efek keruntuhan berantai yang spektakuler di pusat industri militer Iran.

ADVERTISEMENT

Sumber:

@SkarWorldNews di Twitter - unggahan 3 April 2026

"Cuitan: Massive FIREBALLS over Iran as B-52 strikes ignite a catastrophic chain reaction collapse in Isfahan. The sky lit up for miles as secondary explosions tore through the facility."

Serangan yang merupakan bagian dari fase baru yang dijuluki "Operation Epic Fury" ini terjadi setelah militer AS memastinkan bahwa sistem pertahanan udara Iran telah lumpuh total sehingga B-52 yang notabene bukan pesawat siluman dapat beroperasi dengan leluasa di ketinggian.

Jenderal Dan Caine, Kepala Staf Gabungan AS, sebelumnya mengonfirmasi pada tanggal 31 Maret 2026 bahwa para pesawat pengebom ini kini beralih dari misi tembak rudal jarak jauh menjadi misi pengeboman langsung di daratan Iran.

Dengan membawa amunisi penghancur bunker seberat 2.000 pon, B-52 berhasil menembus lokasi-lokasi bawah tanah yang sebelumnya dianggap aman dari jangkauan serangan konvensional.

Dampak dari keruntuhan berantai itu terlihat dari ledakan besar yang menyusul setelah rudal-rudal yang tersimpan di gudang amunisi Iran ikut meledak terkena serangan utama.

Para analis militer meyakini bahwa strategi "pembersihan" menggunakan B-52 ini menandakan bahwa Amerika Serikat kini berfokus untuk menghancurkan total rantai pasokan industri perang Iran tanpa harus mengerahkan pasukan darat dalam skala besar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang di Tehran belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai sejauh mana kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan "bola api raksasa" tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung