Berita, Nasional

Bandingkan nyali Prabowo dengan Jokowi Badan Kecil Nyalinya Besar, Masa Kalah?
Ferry Koto desak perombakan total kabinet dan minta kembalikan Teddy ke TNI

Repelita.id

15 September 2026 20:16 WIB

Bandingkan nyali Prabowo dengan Jokowi Badan Kecil Nyalinya Besar, Masa Kalah?
Ferry Koto desak perombakan total kabinet dan minta kembalikan Teddy ke TNI
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Penggiat media sosial Ferry Koto membandingkan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo terkait ketegasan dalam memimpin roda pemerintahan.

Melalui narasi terbuka yang disampaikan, ia menilai kepemimpinan Jokowi memiliki keberanian tinggi meskipun secara fisik terlihat lebih kecil.

ADVERTISEMENT

Ferry meminta agar pimpinan negara saat ini kembali menunjukkan ketegasan prajurit yang pantang gentar dalam mengambil keputusan strategis.

"Lihat itu Jokowi, badan kecil, nyalinya besar. Mosok Prabowo kalah?" kata Ferry Koto dikutip dari unggahannya di akun X @ferrykoto, Selasa (15/9/2026).

Langkah perombakan total jajaran kementerian dipandang sudah sangat mendesak demi membenahi kinerja kabinet secara komprehensif.

"Kalau saran saya, ini saat baik pak @prabowo kembali jadi tentara yang bernyali besar," ujarnya.

Sikap tegas tanpa kompromi dinilai perlu segera diterapkan untuk menyapu bersih berbagai hambatan di jajaran eksekutif.

"Lakukan reshuffle kabinet, rawe-rawe rantas malang malang putung," sambung Ferry.

Pemerintah diimbau tidak terbebani oleh kalkulasi politik untuk periode 2029 dan berani menyingkirkan para pejabat yang dinilai tidak kompeten.

Perampingan susunan kementerian serta pembentukan zaken kabinet profesional disarankan segera direalisasikan, termasuk mengembalikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ke institusi asalnya.

"Ndak usah mikir 2029, sikat saja semua yang ndak bisa kerja. Rampingkan kabinet. Bentuk zaken kabinet seperti yang pernah direncanakan. Kembalikan Teddy ke kesatuan," ungkapnya.

Presiden disarankan untuk memprioritaskan pemanggilan figur-figur yang memiliki kapabilitas kerja dan sejalan dengan arah kebijakan strategis negara.

"Tarik semua yang bisa bekerja sesuai visi misi Presiden," tambah Ferry.

Penggantian posisi menteri yang dilakukan selama ini dinilai belum membawa perubahan signifikan bagi perbaikan tata kelola pemerintahan.

"Mau Menkeu diganti, mau seluruh Menteri diganti, tak akan merubah kondisi pemerintahan Prabowo, tak akan jadi baik," ucapnya.

Persoalan mendasar terletak pada tolok ukur pemilihan pejabat yang dianggap tidak matang serta kurang mengedepankan standar kualitas yang tinggi.

"Karena biang masalahnya, ya standar Prabowo cuma selevel Teddy. Maka seperti itu lah pemerintahannya," terangnya.

Pola pengelolaan kabinet saat ini dinilai masih dipraktikkan secara tidak profesional dan cenderung karbitan.

"Amatir. Dikelola karbitan," sambung Ferry.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung