Berita, Nasional

Bantah Pernyataan Jokowi, Kasmudjo Tegaskan Bukan Dosen Pembimbing Skripsi Presiden ke-7 RI

Repelita.id

30 July 2026 17:09 WIB

Bantah Pernyataan Jokowi, Kasmudjo Tegaskan Bukan Dosen Pembimbing Skripsi Presiden ke-7 RI
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, kembali mengangkat ketidaksesuaian pernyataan mengenai status Kasmudjo yang sempat diklaim Joko Widodo sebagai dosen pembimbing tugas akhir studinya.

Refly menilai ketidakcocokan fakta ini menjadi landasan kuat bagi masyarakat untuk mengukur tingkat kebenaran dari polemik yang terus bergulir.

ADVERTISEMENT

Ia secara gamblang menceritakan momen ketika Rismon Sianipar mendatangi kediaman Kasmudjo demi meminta penjelasan langsung terkait status pembimbing skripsi Presiden ke-7 RI tersebut.

"Rismon datangin Pak Kasmudjo, Pak Kasmudjo, saya Rismon Pak, ya kan? Poinnya adalah, dari satu momen itu saja, jelas orang ini (Jokowi) gak bisa dipercaya," ujar Refly pada Kamis (30/7/2026).

Pakar hukum tata negara ini menyoroti pertentangan yang tajam antara penuturan Jokowi dengan pengakuan langsung dari Kasmudjo.

"Bagaimana mungkin anda mengatakan, saya ingat betul dosen pembimbing saya ini galak orangnya, saya bimbingan bolak-balik, bolak-balik. Tiba-tiba, sekarang dia bantah," ucapnya.

Refly kemudian menirukan kembali dialog yang menggambarkan bantahan dari kedua belah pihak terkait posisi akademis tersebut.

"Pak Kasmudjo bukan dosen pembimbing saya. Dan Pak Kasmudjo ini mengatakan, saya juga bukan dosen pembimbing," Refly mengikuti gaya bicara Jokow dan Kasmudjo.

Refly menegaskan kesimpulannya atas kekeliruan narasi yang telah dibangun ke hadapan publik.

"Nah, dari satu momen itu saja, kelihatan betul betapa kebohongan itu nyata," tukasnya.

Ia menduga ada dorongan tertentu dari berbagai pihak untuk menutupi kenyataan yang sebenarnya terjadi.

"Bayangkan, tapi kan masalahnya, anda kan punya kepentingan semua untuk menutupi itu. Kita ngomong apa adanya," jelas dia.

Pernyataan Refly merujuk pada isi pidato Jokowi di hadapan civitas akademika UGM saat perayaan Dies Natalis ke-68 pada Desember 2017 silam.

"Terima kasih karena pimpinan Bapak di jurusan teknologi kayu, saya bisa menyelesaikan skripsi saya," kata Jokowi kala itu.

Kala itu Jokowi mengutarakan rasa terima kasih serta kenangannya saat menjalani proses bimbingan penyusunan karya ilmiah bersama Kasmudjo.

"Saya lupa juga bolak-baliknya berapa kali, karena begitu maju dibentak balik, begitu maju dibentak, kok galak sekali. Tapi sekarang Alhamdulillah, atas bimbingan Pak Kasmudjo (bisa selesai)," imbuhnya.

Namun cerita tersebut runtuh ketika Rismon Sianipar melakukan konfirmasi langsung ke rumah Kasmudjo di wilayah Yogyakarta pada medio Juni 2025.

Rismon mempertanyakan tayangan televisi tahun 2017 yang memperlihatkan kebersamaan Kasmudjo dengan Jokowi terkait proses pengerjaan skripsi.

"Tentang ini loh, Pak, pembimbing skripsi itu, Pak, yang tahun 2017 kan Bapak tampil di TV bersama Pak Jokowi," ujar Rismon saat itu.

Ia mencecar lebih lanjut mengenai klaim intensitas bimbingan yang berkali-kali dilakukan oleh Jokowi.

"Bapak kan di situ Pak Jokowi mengatakan, Pak Jokowi bolak-balik bimbingan skripsi," lanjutnya.

Mendengar pertanyaan tersebut, Kasmudjo langsung menepis klaim Jokowi dan menegaskan batasan kewenangannya saat masih aktif mengajar.

"Itu yang salah. Saya baru 3B tidak bisa membimbing," jawab Kasmudjo. (Bukan pembimbing skripsi?) Jelas, bukan. (Pembimbing akademik?) Bukan," timpalnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung