Berita, Nasional

Beda Gaya Kepemimpinan, Prabowo Sering Rapat di Rumah Pribadi Sementara Presiden Terdahulu Fokus di Istana Negara

Repelita.id

27 June 2026 19:17 WIB

Beda Gaya Kepemimpinan, Prabowo Sering Rapat di Rumah Pribadi Sementara Presiden Terdahulu Fokus di Istana Negara
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang kerap mengadakan rapat terbatas di kediaman pribadi, baik di Hambalang maupun Kertanegara, menjadi sorotan dengan tradisi kerja para pendahulunya.

Tradisi bekerja dari kediaman ini tampak kontras jika disandingkan dengan praktik administrasi kepresidenan di era sebelumnya yang sebagian besar berpusat di lingkungan Istana.

ADVERTISEMENT

Mantan Menteri Investasi dan BUMN era Presiden Abdurrahman Wahid, Laksamana Sukardi, menegaskan bahwa Gus Dur tidak pernah mengadakan rapat di rumah pribadi karena kesehariannya memang berdomisili di lingkungan Istana.

Kalau Gus Dur tidak pernah (rapat di rumah), karena Beliau tinggal di Istana, ujar Laksamana Sukardi.

Hal serupa juga terjadi pada era Presiden Megawati Soekarnoputri yang sangat menekankan tekanan kedisiplinan hierarki serta tupoksi kementerian.

Megawati kadang-kadang hanya dalam kondisi mendesak (mendesak) di luar jam kantor.

Itupun atas permintaan menteri yang bersangkutan.

Biasanya rapat terbatas Menko dan beberapa menteri terkait masalah.

Ibu Mega sangat disiplin dengan hierarki dan tupoksi lembaga kementerian, jelas Laksamana Sukardi.

Sementara itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono memiliki pola yang cukup unik karena sering memanfaatkan waktu akhir pekan di kediaman Cikeas untuk tetap bekerja.

Biasanya, sehari-hari tinggal di Istana, meski pun kalau akhir pekan kita sering juga di Cikeas, ungkap mantan juru bicara kepresidenan, Andi Mallarangeng.

Jika ditemukan persoalan mendesak saat sedang berada di kediaman pribadi, SBY tidak segan memanggil para menteri untuk segera melakukan pembahasan.

Jadi, kadang-kadang, meskipun di Cikeas, misalnya, jika ada masalah-masalah penting, ya menteri-menteri dipanggil datang ke Cikeas.

Tetapi karena dia tinggalnya di Istana, klau sehari-hari ya di Istana, sampai, sampai SBY itu kalau masih ada masalah pun, jam berapa pun tetap aja, bertugas.

Kita juga sebagai jubir ya, kalau Jubir kan perintah beliau kan melekat, papar Andi.

Sedangkan pada era Presiden Joko Widodo, pola kerja administratif sepenuhnya dipusatkan di lingkungan Istana Kepresidenan di berbagai wilayah.

Ari Dwipayana selaku Koordinator Staf Khusus Presiden periode tersebut menyatakan bahwa Jokowi selalu memaksimalkan fasilitas kantor resmi untuk kegiatan rapat.

Jadi, Presiden Jokowi itu tinggal di (Istana) Bogor, di Wisma di Bogor, jadi Beliau kadang tinggal di Wisma Negara di Istana Negara Jakarta.

Pada kunjungan tertentu Beliau juga tinggal di Istana Gedung Agung Yogyakarta, karena seringkali pertemuan terbatas itu diadakan tentu saja di Istana Merdeka.

Kadang juga Sidang Kabinet Paripurna itu digelarnya di Istana Negara, kemudian juga beberapa kali rapat di Istana Bogor, di Istana Presiden di Bogor dan juga memanfaatkan ruang rapat kantor Kepresidenan di Istana Negara.

Pada saat tertentu Beliau juga rapat di Istana Kepresidenan Yogyakarta.

Jadi Istana itu menjadi tempat Beliau menyelenggarakan rapat terbatas, rapat internal maupun Sidang Kabinet Paripurna, tutur Ari.

Terkait kunjungan kerja, Jokowi cenderung memilih melakukan penyelesaian masalah secara langsung di lokasi kejadian guna efisiensi.

Selain itu, ketika kunjungan kerja seringkali diadakan rapat, misalnya rapat terbatas atau rapat internal yang dilakukan di tempat-tempat on the spot yaitu dilakukan kunjungan kerja itu terjadi di beberapa kali kunjungan kerja Beliau.

Misalnya di Borobudur ketika rapat untuk menyelesaikan suatu hal yang dianggap mendesak itu biasanya pertemuannya di tempat di lapangan, tambahnya.

Selama satu dekade mendampingi, Ari memastikan tidak pernah ada agenda rapat internal yang dilakukan di kediaman pribadi.

Jadi model rapat Beliau begitu, jadi di Istana, di kantor Kepresidenan maupun di lokasi kunjungan kerja, setahu saya tidak pernah beliau rapat internal itu di kediaman, baik itu di Wisma di Bogor maupun di Wisma di Jakarta atau di rumah kediaman di Solo.

Saya kira rapat-rapat itu diadakan di Istana maupun di tempat, sepengetahuan saya pengalaman saya selama 10 tahun seperti ini, tutup Ari. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung