Repelita Washington DC - Ada bocoran mengejutkan yang kini terbuka ke publik. Jared Kushner diduga kuat mengantongi dana miliaran dolar Amerika Serikat dari kawasan Timur Tengah.
Informasi tentang aliran dana fantastis tersebut belum pernah terungkap sebelumnya. Kini publik bisa menyaksikan sendiri bagaimana dokumen-dokumen itu tersebar luas.
ADVERTISEMENT
Kushner yang selama ini dikenal dekat dengan pusaran kekuasaan di Washington disebut menerima uang dalam jumlah luar biasa besar. Sumber dana itu diduga berasal dari sejumlah negara berpengaruh di Timur Tengah.
Waktu penerimaan dana tersebut juga dinilai sangat krusial. Saat itu, Kushner masih memegang peranan penting dalam menyusun kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
Para senator AS yang mendengar bocoran ini langsung bergerak cepat. Mereka resmi menempatkan Kushner dalam daftar penyelidikan ketat terkait potensi konflik kepentingan.
Pertanyaan besar yang kini membebani publik adalah apakah kebijakan AS di Timur Tengah selama ini tidak netral. Kekhawatiran muncul karena sang arsitek kebijakan ternyata menerima dana dari pihak yang selama ini menjadi mitra atau lawan strategis.
Bocoran ini pun menjadi amunisi baru bagi para kritikus yang selama ini meragukan transparansi pemerintahan sebelumnya. Mereka menilai praktik semacam ini sudah berlangsung lama namun baru kali ini terendus ke publik.
Hingga berita ini diturunkan, Kushner belum memberikan tanggapan resmi. Namun tekanan dari senator AS terus membara.
Publik kini menunggu apakah kasus ini akan berlanjut ke pengadilan atau hanya menguap ditelan waktu seperti kontroversi sebelumnya. Satu yang pasti, dinding kerahasiaan yang melindungi lingkaran dalam Washington mulai retak.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
BREAKING NEWS:
— Crypto Rover (@cryptorover) April 23, 2026
🇺🇸 US Senators just put Trump’s Son-in-Law Jared Kushner under Investigation for getting Billions From Middle East While Shaping U.S. Foreign Policy.
First the BBC insider allegation against the administration for insider trading.
Now Trump's son-in-law and top… pic.twitter.com/s0KhX7avOG