Berita, Nasional

[BREAKING NEWS] GEMPAR Sri Bintang Pamungkas Sebut Rezim Wowo Sudah Layak Dinepalkan Imbas Kerusakan Negara

Repelita.id

08 October 2026 21:45 WIB

[BREAKING NEWS] GEMPAR Sri Bintang Pamungkas Sebut Rezim Wowo Sudah Layak Dinepalkan Imbas Kerusakan Negara
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Aktivis senior Sri Bintang Pamungkas menyampaikan kritik keras dan menyebut pemerintahan saat ini sudah sepatutnya menghadapi tindakan perlawanan besar dari seluruh elemen masyarakat.

Pandangan mendalam tersebut diutarakannya secara terbuka dalam sebuah diskusi kritis yang ditayangkan melalui saluran resmi YouTube Shofat TV pada tanggal 30 September 2025.

ADVERTISEMENT

Sri Bintang Pamungkas menyatakan bahwa situasi carut-marut politik serta kehancuran ekonomi yang melanda negara saat ini menjadi dasar kuat bagi rakyat untuk bersatu menumbangkan kekuasaan.

"gerakan yang dilakukan serentak oleh Wowok dan Wiwi justru menjadi peluang bagi rakyat untuk menepalkan berjim itu sudah bisa Mas," ucap Sri Bintang Pamungkas saat diwawancarai di kanal YouTube Shofat TV.

Ia juga menyoroti berbagai peristiwa kelam yang terjadi sebelumnya termasuk aksi demonstrasi pada akhir Agustus 2025 yang berujung pada jatuhnya korban jiwa serta penahanan ribuan warga sipil.

Menurutnya tindakan sewenang-wenang itu kian mengkhawatirkan karena ada indikasi pembiaran dari para penguasa terhadap pergerakan terselubung kelompok tertentu yang dinilai sebagai bangkitnya komunisme gaya baru.

Kondisi bangsa dirasakannya semakin parah akibat adanya agenda strategis lain mulai dari isu gerakan kristenisasi hingga penerbitan buku keagamaan khusus yang dianggap sengaja memisahkan agama dari masyarakat.

Tokoh pergerakan nasional ini menilai kemunduran struktural tersebut tidak lepas dari kegagalan para pemuka agama yang terkesan kurang peka dan tidak menyadari bahaya pemurtadan sosial di tanah air.

Di samping itu kerusakan tata kelola moneter di bawah kendali pejabat Bank Indonesia serta pimpinan kementerian terkait dianggap telah menghancurkan sendi-sendi perekonomian dan mencekik kehidupan rakyat.

Namun Sri Bintang Pamungkas menegaskan bahwa keterpurukan sektor finansial domestik ini justru membuka celah dan memberikan kekuatan bagi publik untuk memenangkan pertempuran melawan penindasan rezim.

Ia memberikan komparasi bahwa wilayah Jakarta yang memiliki skala sebesar negara Nepal dapat digerakkan dengan cara serupa melalui aksi radikal pemuda demi meruntuhkan kewenangan penguasa yang zalim.

Oleh karena itu ia menyerukan serangkaian konsolidasi perang rakyat semesta dan mendesak massa dari berbagai wilayah Nusantara untuk mulai merancang strategi pengepungan gedung parlemen di Jakarta pada bulan Oktober.

Langkah pendudukan kompleks Senayan tersebut ditegaskan sebagai upaya mutlak rakyat dalam merebut kembali cita-cita proklamasi menuntut pergantian rezim serta memulihkan tata negara agar kembali pada Pancasila dan UUD 1945 asli.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung