Berita, Nasional

[BREAKING NEWS] Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia

Repelita.id

28 March 2026 12:35 WIB

[BREAKING NEWS] Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, telah meninggal dunia Prof. Dr. Juwono Sudarsono, Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2004-2009, pada Sabtu, 28 Maret 2026 pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Almarhum dikenal sebagai akademisi sekaligus negarawan yang memiliki kontribusi besar dalam membangun fondasi pertahanan modern Indonesia, terutama pada era reformasi pasca kejatuhan rezim otoriter.

ADVERTISEMENT

Lahir di Jakarta pada 5 Maret 1942, Juwono tumbuh sebagai sosok yang menaruh minat besar pada ilmu politik dan hubungan internasional sejak masa mudanya hingga menempuh pendidikan tinggi di Universitas Indonesia.

Pendidikan tingginya kemudian dilanjutkan ke University of California, Berkeley, Amerika Serikat, yang membentuk cara pandangnya yang luas terhadap isu-isu global di bidang pertahanan dan keamanan.

Karier Juwono Sudarsono tidak hanya terbatas di dunia akademik karena ia juga dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis di pemerintahan, termasuk sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup pada tahun 1998.

Namun kiprahnya paling menonjol terlihat saat ia dipercaya menjadi Menteri Pertahanan pertama pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid periode 1999 hingga 2000, dan kembali menjabat pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2004 hingga 2009.

Sebagai Menteri Pertahanan, Juwono dikenal sebagai sosok yang mendorong reformasi sektor pertahanan Indonesia dengan berupaya memperkuat supremasi sipil atas militer serta meningkatkan profesionalisme Tentara Nasional Indonesia.

Pemikirannya berperan penting dalam menata kembali hubungan antara militer dan masyarakat sipil pasca reformasi, sebuah warisan yang terus dirasakan hingga saat ini.

Selain itu, Juwono juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris pada periode 2003 hingga 2004, di mana ia turut memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara Barat.

Di dunia akademik, Juwono tetap aktif sebagai pengajar dan pemikir, dikenal sebagai dosen yang berpengaruh khususnya dalam bidang hubungan internasional dan studi pertahanan.

Banyak gagasannya menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan strategis nasional, menjadikannya sebagai intelektual yang mampu menjembatani teori dan praktik.

Juwono Sudarsono wafat meninggalkan warisan pemikiran yang kuat bagi Indonesia sebagai sosok intelektual yang berkomitmen terhadap pembangunan sistem pertahanan yang profesional dan demokratis.

Dengan rekam jejak panjang di bidang akademik dan pemerintahan, Juwono Sudarsono tetap menjadi salah satu figur penting dalam sejarah perkembangan pertahanan Indonesia modern yang tidak akan terlupakan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung