Berita, Nasional

[BREAKING NEWS] Tangki Kimia PT Merak Chemical Indonesia Diduga Over Pressure dan Meledak, Kepulan Gas Putih Selimuti Kawasan Cilegon hingga Warga Panik

Repelita.id

25 May 2026 19:21 WIB

[BREAKING NEWS] Tangki Kimia PT Merak Chemical Indonesia Diduga Over Pressure dan Meledak, Kepulan Gas Putih Selimuti Kawasan Cilegon hingga Warga Panik
Foto: Istimewa

Repelita [Cilegon] - Kompleks industri pengolahan bahan baku sintetis milik PT Merak Chemical Indonesia seketika diguncang insiden kegagalan sistem teknis masif yang memicu terjadinya dentuman keras di kawasan pesisir ujung barat Pulau Jawa.

Peristiwa kecelakaan kerja pada fasilitas produksi komoditas utama industri tekstil tersebut dilaporkan terjadi pada tengah hari menjelang sore dan langsung memicu kepanikan luar biasa di kalangan buruh pabrik serta warga sekitar.

ADVERTISEMENT

Dampak dari kerusakan fatal komponen mesin penampung zat cair ini mengakibatkan membubungnya kepulan polutan pekat berwarna putih ke udara terbuka serta menyebarkan aroma menyengat yang menusuk hidung ke area pemukiman.

"Seperti mengalami over pressure gitu, hingga akhirnya meledak, gitu kira-kira ya," ujar Kapolsek Pulomerak, Kompol DP Ambarita, melalui selulernya, Senin, (25/05).

Paparan partikel putih sisa pelepasan gas bertekanan tinggi tersebut dalam sekejap menurunkan jarak pandang dan menyelimuti akses jalan utama perlintasan logistik hingga menjangkau ruma-rumah penduduk di sekitar perimeter luar korporasi.

Mengingat tingginya konsentrasi bau menyengat dari senyawa hasil olahan pabrik tersebut, jajaran aparat keamanan yang tiba di lokasi terpaksa mempertebal perlindungan pernapasan guna menghindari potensi gangguan kesehatan pernapasan yang akut.

"Karena tidak berani mendekat ke sana, karena ada bau kimia yang lumayan, saya juga pakai dua masker ini di lokasi," terangnya saat menggambarkan kondisi lingkungan yang telah terkontaminasi gas berbau tajam tersebut.

Guna mengantisipasi dampak buruk paparan zat toksik terhadap sistem respirasi massa, pihak kepolisian langsung mengeluarkan instruksi tegas kepada jajaran manajemen korporasi agar segera mendistribusikan alat pelindung pernapasan darurat.

Langkah sterilisasi area dan evakuasi mandiri juga segera diberlakukan secara ketat bagi ratusan pekerja maupun komunitas warga setempat guna meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa akibat menghirup sisa gas buang industri.

"Menyarankan pihak perusahaan membagikan masker untuk tindakan pertama, warga dihimbau menjauh lewat perangkatnya," jelasnya menjabarkan skema tanggap darurat yang diterapkan oleh jajaran kepolisian sektor setempat.

Kendati situasi di sekitar gerbang utama pabrik masih diselimuti ketegangan dan penjagaan ketat, hingga saat ini belum ada perwakilan resmi dari manajemen korporasi yang bersedia memberikan rincian kronologi kerusakan internal tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung