Berita, Timur Tengah

China Tantang Blokade Amerika, Tanker Sanksi Tetap Melintas Selat Hormuz di Tengah Konflik Iran

Repelita.id

15 April 2026 23:22 WIB

China Tantang Blokade Amerika, Tanker Sanksi Tetap Melintas Selat Hormuz di Tengah Konflik Iran
Foto: Istimewa

Repelita Selat Hormuz - China secara terang-terangan menantang kebijakan blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz setelah kapal tanker berbendera China yang berada di bawah sanksi AS berhasil melintasi jalur krusial tersebut pada Selasa, 14 April 2026, di tengah konflik Iran.

Kapal tanker bernama Rich Starry milik Shanghai Xunrun Shipping Co Ltd menjadi kapal pertama yang tercatat keluar dari Teluk Persia sejak blokade AS dimulai, berdasarkan data pelacakan dari LSEG, Marine Traffic, dan Kpler.

ADVERTISEMENT

Kedutaan Besar Iran di Ghana langsung menyindir AS di media sosial X, menulis: "Angkatan Laut AS, dengan kapal-kapalnya yang 'besar dan cantik', telah mengeluarkan peringatan berulang kali. Rupanya, kapten kapal tanker meningkatkan keanggotaan premium untuk melewati iklan."

Rich Starry yang sedang mengangkut sekitar 250.000 barel metanol dari Pelabuhan Hamriyah di Uni Emirat Arab membawa awak kapal seluruhnya berkebangsaan China.

Kapal tersebut memanfaatkan celah aturan blokade AS yang hanya mencegat kapal yang berasal dari atau menuju pelabuhan Iran, sementara kapal yang melintas antara pelabuhan non-Iran secara teknis tidak melanggar blokade.

Tak hanya Rich Starry, kapal tanker lain bernama Murlikishan yang juga masuk daftar sanksi AS terpantau ikut menuju Selat Hormuz untuk memuat bahan bakar minyak di Irak.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengecam langkah blokade AS sebagai tindakan berbahaya dan tidak bertanggung jawab, mengingat China bergantung pada minyak Iran yang mencakup sekitar 13 persen impor maritim mereka.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung