Berita, Timur Tengah

Cina Tegaskan Pasang Badan untuk Kedaulatan dan Martabat Nasional Iran dari Agresi AS-Israel

Repelita.id

29 April 2026 23:40 WIB

Cina Tegaskan Pasang Badan untuk Kedaulatan dan Martabat Nasional Iran dari Agresi AS-Israel
Foto: Istimewa

Repelita Bishkek - Ketegangan di Asia Barat terus meningkat, namun Iran tidak sendirian menghadapi tekanan karena China secara terbuka menegaskan komitmennya untuk mendukung kedaulatan dan keamanan Iran dalam konflik melawan agresi militer Amerika Serikat dan Israel .

Menteri Pertahanan China, Dong Jun, dalam pertemuan tingkat tinggi menteri pertahanan Organisasi Kerja Sama Shanghai di Bishkek, Kyrgyzstan, pada Rabu, 29 April 2026, menuntut penghentian segera serangan militer yang telah melumpuhkan kawasan tersebut .

ADVERTISEMENT

"China akan terus mendukung Iran dalam membela kedaulatan dan keamanan nasionalnya. Kami menyerukan gencatan senjata penuh secepatnya dalam perang AS-Israel melawan Iran," tegas Dong Jun di hadapan para delegasi negara anggota SCO .

Pernyataan tegas Beijing disampaikan langsung dalam pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaee Nik, yang juga hadir dalam rangkaian pertemuan SCO di ibu kota Kyrgyzstan tersebut .

Jenderal Talaee Nik sebelumnya menyampaikan bahwa Iran siap berbagi pengalaman pertahanan melawan Amerika Serikat dengan negara-negara SCO lainnya sebagai bentuk solidaritas kolektif .

"Kami siap berbagi pengalaman kekalahan Amerika dengan anggota lain organisasi ini," ujar Talaee Nik merujuk pada konfrontasi Iran dengan AS dan Israel antara akhir Februari hingga awal April 2026 .

Ia juga menekankan bahwa perkembangan terkini telah mengungkap ketidakefektifan struktur tatanan internasional dalam menerapkan Piagam PBB dan menghadapi para agresor .

Dalam pidatonya di forum yang sama, Menteri Pertahanan China, Dong Jun, mengatakan bahwa organisasi regional harus dengan tegas menjunjung tinggi tatanan internasional dan bersama-sama menjaga keadilan .

Langkah China ini menandai posisi Beijing yang semakin aktif dalam upaya de-eskalasi konflik dan pemulihan perdamaian di Timur Tengah di tengah ketegangan yang melibatkan sekutu utamanya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, dalam berbagai komunikasi diplomatik telah menekankan bahwa China mendukung Iran dalam mempertahankan kedaulatan, keamanan, integritas teritorial, dan martabat nasionalnya .

Para analis internasional menilai bahwa krisis ini memicu perubahan paradigma besar, di mana ketergantungan negara-negara Arab terhadap payung keamanan Amerika Serikat dinilai semakin usang.

Beijing kini tidak hanya menjadi mitra energi tradisional bagi kawasan, tetapi juga penyeimbang kekuatan militer dan diplomatik di tengah pergeseran peta kekuatan global.

Dengan posisi yang dinilai adil terhadap isu Selat Hormuz, China berkomitmen menjaga keamanan jalur logistik global tanpa menggunakan kekuatan koersif, sebuah kontras dengan blokade yang dipaksakan oleh armada Barat.

Serangan balasan Iran terhadap basis militer AS di Teluk dan seruan China untuk penghentian intervensi asing dinilai sebagai momentum bagi negara-negara kawasan untuk memperkuat kemandirian strategis .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung