Repelita [Jakarta] - Langkah pemblokiran rekening donasi milik gerakan penggalangan dana publik kembali memicu kontroversi panas di ruang publik.
Wakil Ketua DPR Cucun Hidayat mendapati sorotan tajam usai mengomentari pembekuan akun keuangan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu.
ADVERTISEMENT
Unggahan di platform Threads oleh akun @bacakoran.co membagikan kabar tersebut pada 24 Agustus 2026.
"Wakil Ketua DPR Cucun Hidayat tuduh uang DONASI di rekening Botok AMPB Pati ada transaksi berbahaya. Cucun menilai proses blokir rekening oleh Bank Mandiri sudah tepat karena permintaan pihak kepolisian." tulis akun @bacakoran.co.
Pernyataan yang dikutip dalam unggahan itu seketika memancing amarah serta reaksi pedas dari para pengguna media sosial.
"Muncul lagi org tolol...gini klo terlalu makan rejeko yg haram. Bener2 asbun" tulis akun @cella_habiboe.
Kritik tajam terhadap kapasitas pejabat publik turut diungkapkan oleh netizen lainnya.
"Orang bego jadi pejabat, tambah tolol saat menggonggong" tulis akun @hermantosatrioelectric.
Warganet lain membandingkan prioritas penindakan hukum terhadap kasus perjudian online.
"terus judol kurang bahaya kah?" tulis akun @indahhha.
Kekecewaan atas perlakuan terhadap pergerakan aktivis disuarakan pula dalam bahasa daerah.
"Koruptor ora dimiskinkan, aktifis kon blokir...." tulis akun @366_others.
Sindiran politik yang menyasar pimpinan partai politik turut dilayangkan di kolom balasan.
"Cak @cakiminow anak buah lu suruh diem aja. Solidaritas Rakyat JANGAN dilawan nanti diberakin pas pemilu repot 🤣. Wakil Rakyat kok gini.... 🤣🤣🤣🤣" tulis akun @pulungarbi.
Pertanyaan mengenai kewenangan aparat penegak hukum atas privasi perbankan ikut dilontarkan netizen.
"Emg polisi tau semua isi rekening orang ya?? Sama punya hak utk blokir." tulis akun @aurelia_sari.
Desakan transparansi audit keuangan pribadi milik pejabat juga disampaikan di kolom komentar.
"Coba cek transaksi dia sendiri, apa berani Hahaa" tulis akun @frida.nurh.lgt.
Di tengah gelombang kecaman, salah satu warganet memberikan sanggahan terkait kebenaran isi berita tersebut.
"Jangan kemakan judul plintiran, bang. Berita aslinya di Liputan6 sama Kompas, Wakil Ketua DPR Cucun itu bilang pihaknya JUSTRU MAU MANGGIL Bank Mandiri buat klarifikasi kenapa sampai diblokir sepihak. Kalimat 'ada transaksi berbahaya' itu cuma dugaan kemungkinan sistem internal bank, bukan Cucun menuduh donasi warga bermasalah. Jangan bikin hoaks adu domba min. Salam waras." tulis akun @murti_3598.
Hingga saat ini belum ada keterangan pers resmi lanjutan dari Wakil Ketua DPR Cucun Hidayat terkait polemik pemblokiran tersebut. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads