Berita, Viral Sosmed

Dana Desa Disorot, Wacana Kades Seumur Hidup Dikaitkan dengan Kepentingan Politik 2029

Repelita.id

11 September 2026 16:40 WIB

Dana Desa Disorot, Wacana Kades Seumur Hidup Dikaitkan dengan Kepentingan Politik 2029
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Unggahan akun Threads @hidupitubelajar99 pada 11 September 2026 menyoroti dugaan keterkaitan antara penggunaan dana desa untuk talangan utang koperasi dan wacana jabatan kepala desa seumur hidup.

Dalam unggahannya, akun tersebut menulis, "Nah, kelihatan kann... Ada BENANG warnanya MERAH..

ADVERTISEMENT

Dana desa diambil buat talangan bayar utang koperasi, kemudian kepala desanya diberi pengganti berupa 'JANJI' jabatan SEUMUR HIDUP.

Wahai rakyat desa... KAPOK... SUKURIN.... Emang gue pikirin.. Lanjooottt..."

Unggahan itu kemudian mendapat beragam tanggapan dari pengguna Threads yang mengaitkannya dengan wacana perpanjangan masa jabatan kepala desa hingga kemungkinan dampaknya terhadap politik nasional.

Akun @anggur4315 menanggapi, "Bentar lagi bupati walikota gubernur hingga presiden juga minta amandemen jabatan seumur hidup🫰💰😂😂😂"

Menanggapi komentar tersebut, @hidupitubelajar99 membalas singkat, "Presiden juga".

Sementara itu, akun @zeynnoez menilai masa jabatan kepala desa yang berlangsung seumur hidup dapat memunculkan kesan bahwa pemerintahan desa menjadi kepemilikan pribadi.

"Kades seumur hidup... Bakal serasa desa milik pak/bu kades pibadi nih..." tulis @zeynnoez.

Komentar tersebut kemudian ditanggapi @hidupitubelajar99 dengan pernyataan, "Kembali ke jaman kademangan".

Perbincangan juga melebar ke isu politik elektoral menjelang Pemilu 2029 setelah akun @nugros13 menulis, "2029 disuruh pilih dia lagi? kan mainnya joks gitu dr 2014".

Akun @hidupitubelajar99 kemudian membalas komentar itu dengan menyebut, "Tepat sekali. Ini transaksional buat tabungan 2029 Gilaaaa".

Akun @nugros13 kembali menyoroti potensi desa sebagai basis dukungan politik melalui komentarnya, "lagibternak suara kok, brp jumlah pegawai bgn dan kmp + perangkat desa se nkri. lumbung suara ini."

Komentar tersebut dijawab @hidupitubelajar99 dengan pernyataan, "Makanya nggak akan keluar dari krisis kalau keadaan tetap seperti ini.."

Isu pembiayaan koperasi desa juga ikut dibahas dalam percakapan tersebut.

Akun @kurrniawanirvan menulis, "Mari kita pinjam uang ke kopdes dan gausah dibayar wkwk karena akan dibayar apbn".

Menanggapi komentar itu, @hidupitubelajar99 menjawab, "Hmmm Boleh juga".

Rangkaian unggahan dan komentar tersebut menunjukkan adanya perdebatan warganet mengenai hubungan antara pengelolaan dana desa, pembiayaan koperasi, masa jabatan kepala desa, serta dugaan kepentingan politik yang dikaitkan dengan Pemilu 2029.

Namun, berbagai tudingan dan dugaan yang muncul dalam percakapan Threads tersebut merupakan pernyataan serta opini para pengguna media sosial dan tidak dengan sendirinya membuktikan adanya transaksi politik, penggunaan dana desa untuk tujuan tertentu, maupun pelanggaran hukum.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung