Berita, Nasional

[DARURAT] 9 WNI Relawan dan Jurnalis Diduga Disandera Militer Israel Saat Misi Kemanusiaan Gaza, Andre Nugroho Minta Prabowo Turun Tangan

Repelita.id

19 May 2026 15:41 WIB

[DARURAT] 9 WNI Relawan dan Jurnalis Diduga Disandera Militer Israel Saat Misi Kemanusiaan Gaza, Andre Nugroho Minta Prabowo Turun Tangan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Tindakan agresif angkatan bersenjata tel aviv kembali memicu kecaman global setelah dilaporkan melakukan penahanan sepihak terhadap sembilan utusan kemanusiaan dan jurnalis asal tanah air yang sedang menempuh rute pelayaran laut menuju kawasan terisolasi.

Para korban pencegatan di wilayah perairan tersebut terdiri dari beberapa awak media massa terkemuka nasional serta jajaran relawan sosial yang tergabung dalam misi pelayaran solidaritas lintas negara.

ADVERTISEMENT

Adapun daftar nama utusan yang terindikasi berada dalam penahanan militer tersebut meliputi perwakilan pers dan pegiat kemanusiaan yakni:

1 Thoudy Badai

2 Hendro Prasetyo

3 Andre Nugroho

4 Andi Angga Prasadewa

5 Ronggo Wirasanu

6 Herman Budianto

7 As'ad Aras

8 Rahendro Herubowo

9 Bambang Nuroyono

Salah seorang jurnalis visual yang ikut dalam rombongan laut tersebut sempat menayangkan sebuah pesan rekaman darurat yang sengaja dipersiapkan untuk dipublikasikan secara otomatis apabila situasi darurat pembajakan kapal benar-benar terjadi di lapangan.

Melalui media sosial instagram pada akun resmi instansi medianya sang pewarta menyampaikan testimoni terakhir sebelum sistem komunikasinya terputus akibat adanya tindakan interseptasi bersenjata oleh pasukan zionis di zona perairan internasional.

“Saya Andre Nugroho warga Indonesia yang mengikuti Global Sumud Flotilla, yakni menembus blokade Gaza. Apabila kawan-kawan melihat video ini, berarti tandanya saya sudah diintersep ataupun diculik oleh zionis Israel," kata Andre dalam unggahan pada video tersebut.

Dalam tayangan berdurasi pendek itu dirinya mengimbau segenap elemen masyarakat di tanah air untuk mengamplifikasi rekaman suaranya agar mampu menarik perhatian serius dari jajaran pimpinan tertinggi pemerintahan pusat.

Langkah penyebaran informasi ini dinilai krusial guna menggerakkan instrumen diplomasi pertahanan negara agar segera mengambil tindakan penyelamatan taktis terhadap para sandera yang mengemban misi perdamaian tersebut.

“Saya meminta kawan-kawan untuk share video ini sebanyak-banyaknya, seluas-luasnya agar dapat atensi dari Presiden kita Bapak Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Bapak Sugiono," tegasnya.

Gerakan pelayaran sipil internasional ini murni diorientasikan sebagai bentuk dukungan moral terhadap kedaulatan warga di wilayah konflik sehingga otoritas dalam negeri dinilai wajib memberikan pembelaan hukum yang maksimal di tingkat global.

Dirinya juga menekankan bahwa penahanan ini tidak boleh menyurutkan semangat kolektif berbagai lembaga kemanusiaan dunia untuk terus menyuarakan hak kemerdekaan dan keadilan bagi bangsa yang tertindas.

"Saya meminta kepada para pemangku kebijakan ataupun warga semuanya agar selalu mendukung upaya-upaya kemerdekaan Palestina," pungkasnya.

Sebelumnya sikap represif militer asing di zona laut tersebut telah memantik reaksi keras dari otoritas diplomatik tertinggi tanah air yang langsung melayangkan nota protes resmi atas pelanggaran hukum teritorial tersebut.

Pihak kementerian luar negeri menilai tindakan pencegatan armada bantuan kemanusiaan global di kawasan perairan mediterania timur sebagai sebuah bentuk pelanggaran hukum laut internasional yang tidak dapat ditoleransi.

“Kemlu RI mengecam keras tindakan Militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemানুsiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang dalam pernyataan resmi, dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Berdasarkan laporan kronologi kronis insiden penghadangan bersenjata terhadap konvoi kapal logistik sipil tersebut berlangsung ketika armada kemanusiaan masih melintasi kawasan batas laut teritorial siprus.

Pihak otoritas melaporkan bahwa terdapat sedikitnya sepuluh unit armada laut yang dipaksa berhenti oleh patroli zionis termasuk di antaranya kapal pengangkut relawan domestik yang membawa utusan lembaga sosial nasional.

Upaya pencarian informasi yudisial juga terus dioptimalkan guna mendeteksi koordinat terakhir serta memastikan kondisi keselamatan kru media cetak nasional lain yang berada di dalam kapal berbeda.

“Kemlu RI mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal and awak misi kemানুsiaan internasional yang ditahan,” lanjutnya pada Senin.

Pihak kementerian memastikan akan terus menggerakkan fungsi jaringan kedutaan besar yang berada di sekitar kawasan timur tengah guna mempercepat proses evakuasi serta menjamin perlindungan hukum bagi seluruh warga negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung