Repelita [Jakarta] - Agenda dakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) di Kutai Barat, Kalimantan Timur, pada Jumat, 3 Juli 2026, sempat diwarnai aksi penolakan oleh sekelompok warga.
Detik-detik ketegangan terjadi saat sekelompok massa mengatasnamakan Gerakan Pemuda Dayak melakukan penghadangan terhadap rombongan penceramah tersebut di pintu keluar Bandara Melalan.
ADVERTISEMENT
Sekitar 20 hingga 25 orang terlihat bersiaga di lokasi untuk memblokir akses kendaraan yang diduga membawa sang ustaz usai tiba di Sendawar.
Namun, aparat kepolisian telah menerapkan strategi pengamanan taktis dengan memindahkan UAS ke kendaraan lain yang melintas lebih dulu guna menghindari kontak fisik.
Kasi Humas Polres Kutai Barat, Iptu Sukoco, memastikan bahwa upaya massal untuk mengadang kendaraan utama yang ditumpangi UAS tidak membuahkan hasil.
Ketua Taruna Gharda Mandiri (TGM) Kutai Barat, Alsiyus, selaku panitia, membenarkan bahwa kejadian tersebut sempat memicu kerusakan pada kendaraan tim penjemput dan mobil pribadinya.
Meski sempat mendapat penolakan di area bandara, rangkaian kegiatan Tabligh Akbar di Islamic Center Masjid Al-Muttaqin akhirnya tetap terlaksana dengan lancar.
Seluruh agenda peringatan Harlah ke-34 Pondok Pesantren Assalam berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan dihadiri ribuan masyarakat serta jajaran Forkopimda.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kutai Barat, H. Johan Marpaung, menyambut baik kehadiran UAS dan menyebut kedatangan sang ustaz sebagai berkah bagi umat muslim setempat. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok