Repelita [Jakarta] - Mantan perwakilan diplomatik tertinggi Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal membeberkan laporan mengenai keberadaan 17 utusan asing yang sudah menginjakkan kaki di ibu kota negara.
Namun hingga saat ini para delegasi internasional tersebut dikabarkan masih terhambat akibat belum mendapatkan kepastian jadwal resmi guna menyerahkan dokumen kredensial ke hadapan kepala negara.
ADVERTISEMENT
Eks Wakil Menteri Luar Negeri ini menyebutkan bahwa sejumlah perwakilan negara sahabat bahkan terpaksa luntang-lantung selama kurun waktu beberapa bulan tanpa kepastian legalitas protokoler resmi di tanah air.
“Ada yang sudah menunggu hingga delapan bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yang menunggu enam bulan. Karena itu, mereka belum bisa bekerja secara resmi,” ungkap Dino, Selasa (2/6/2026).
Dino berpandangan bahwa kelambanan jajaran birokrasi istana dalam memfasilitasi prosesi penyerahan surat kepercayaan berisiko mencederai citra baik kemitraan strategis Indonesia di kancah global.
Menurut pandangannya hambatan administratif semacam ini sangat bertolak belakang dengan pengalaman operasional kedutaan besar Republik Indonesia di luar negeri yang cenderung dilayani dengan sangat responsif oleh otoritas setempat.
“Tanpa menyalahkan siapa pun, mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana karena menyangkut reputasi diplomatik kita,” tambahnya.
Ulasan kritis yang dilemparkan oleh diplomat senior ini menitikberatkan pada urgensi pembenahan manajemen keprotokolan negara demi mengamankan jalannya berbagai agenda kemitraan bilateral antarnegara sahabat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok