Berita, Nasional

Dipanggil Prabowo, Bahlil Beberkan Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa

Repelita.id

23 June 2026 20:13 WIB

Dipanggil Prabowo, Bahlil Beberkan Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, serta jajaran direksi PT PLN guna membahas krisis pemadaman listrik bergilir yang melanda Pulau Jawa belakangan ini.

Bahlil Lahadalia mengungkapkan terdapat tiga faktor utama yang memicu gangguan sistem kelistrikan tersebut setelah melakukan evaluasi mendalam bersama Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

ADVERTISEMENT

Salah satu kendala teknis yang ditemukan berkaitan dengan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas.

Meskipun sempat mengalami gangguan, Bahlil menyebut pihak PLN telah memberikan laporan bahwa permasalahan teknis di pembangkit tersebut sudah teratasi sepenuhnya.

Mulai tadi PLN menyampaikan kepada saya dalam rapat bahwa mulai hari ini itu sudah tidak ada terjadi gangguan lagi. Itu menurut Dirut PLN ya. Karena urusan teknis terhadap pelayanan operasional listrik itu ada pada PLN. Pemerintah itu regulator,” jelas Bahlil.

Persoalan kedua yang mengemuka adalah keterbatasan pasokan batu bara dengan spesifikasi kalori menengah yang dibutuhkan untuk proses pencampuran bahan bakar atau blending.

Bahlil menjelaskan bahwa secara volume total kontrak pengadaan batu bara PLN sebesar 134 juta ton per tahun sebenarnya sudah mencukupi kebutuhan operasional tahunan.

“Sebenarnya secara kontrak dengan PLN dengan pengusaha 134 juta untuk satu tahun, sekarang kan baru bulan enam. Itu harusnya no issue. Ternyata yang PLN keluhkan itu atau PLN minta itu adalah kalori yang medium untuk blending,” tuturnya.

Sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang, pemerintah telah membentuk tim khusus yang melibatkan PLN, Ditjen Batubara, BPKP, serta Inspektur Jenderal untuk mengawal pengadaan batu bara.

Faktor ketiga yang menjadi catatan pemerintah adalah pentingnya pemeliharaan rutin atau maintenance fasilitas pembangkit listrik milik PLN agar keandalan sistem tetap terjaga.

Pemerintah secara tegas menginstruksikan PLN untuk mengoptimalkan perawatan pembangkit guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu kembali.

“Tetapi yang lebih dari itu adalah kita meminta ke PLN agar segera melakukan maintenance agar betul-betul bisa memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung