Repelita Jakarta - Pegiat siber sekaligus kritikus kesehatan publik melayangkan sorotan tajam mengenai skenario penuntasan sengketa dokumen riwayat pendidikan mantan kepala negara ketujuh yang kini tengah disita oleh aparat penegak hukum.
Pihak terlapor menilai adanya tumpukan berkas perkara administratif yang diamankan oleh penyidik kepolisian daerah seharusnya dapat diuji secara terbuka guna melihat aspek transparansi dan keabsahan formalnya.
ADVERTISEMENT
Melalui publikasi digital resmi pada akun sosial media x.com yang diunggah pada pertengahan Mei dua ribu dua puluh enam, dirinya membeberkan sebuah formula penyelesaian sengketa berbasis tiga indikator utama.
Dalam ulasan tertulisnya, narasumber menyatakan keyakinan penuh untuk menguliti ratusan dokumen sitaan tersebut dalam agenda persidangan komisi informasi pusat mendatang dengan memaparkan
“Kasus Kontroversi Ijazah Joko Widodo akan selesai dengan 3C.
Apa itu 3C? Clear Document Correct Procedure Credible Witness Clear Document. Dokumen yang clear dan jernih. Bukan hanya Ijazah, tetapi 709 dokumen lain yang saat ini disita POLDA, harus clear, jernih Maka dengan senang hati saya akan membantu mengkaji 709 Dokumen itu di sidang KIP, bersama Kakakku, mas Roy Suryo. sebentar lagi kami akan Sidang KIP untuk meng-Clearkan 709 dokumen tersebut,”.
Selain persoalan orisinalitas berkas, dirinya juga menuding adanya maladminstrasi serta pelanggaran batas waktu pengembalian draf berkas pemeriksaan yang sengaja diulur-ulur oleh jajaran penyidik markas besar kepolisian.
Pihak terlapor menyatakan kesiapan teknis untuk memetakan kekacauan hukum acara tersebut di hadapan meja hijau dengan menegaskan “Correct Procedure. Prosedur yang benar. Pasal-pasal yang benar. Semua ternyata dilanggar dari awal. Salah satunya soal berkas yang seharusnya maksimal 14 hari diperbaiki,. Malah sudah 84 hari tidak dikembalikan lagi. Maka dengan senang hati kami akan menunjukkan dimana prosedur itu di porak-poranda kan oleh POLDA dan MABES Credible Witness Sejumlah saksi sudah dihadirkan Joko Widodo baik di. POLDA yang jumlahnya kabarnya 130 0rang ditambah 27 saksi Ahli. Dengan senang hati kami akan mencecar Para Saksi dan Para Ahli itu dengan pertanyaan-pertanyaan tajam yang sudah kami siapkan untuk menguji Credibilitas para Saksi dan Ahli. Satu hal yang harus diingat: Yang paling ditakuti kebohongan adalah kejernihan,”.
Melalui komparasi kesaksian serta pengujian materiil tersebut, sang kritikus optimis dapat membuktikan fakta hukum sebenarnya mengenai identitas asli pemilik berkas kelulusan tingkat menengah atas yang berlokasi di wilayah Yogyakarta.
Narasumber menutup ulasan analisis digitalnya dengan memberikan deskripsi fisik penegasan mengenai profil sang alumni sekolah yang berbunyi “Sedikit lagi kami bisa membuktikan, bahwa Joko Widodo si pemilik ijazah ini, yang berkacamata dan sampai akhir hayatnya tetap berkacamata, yang rambutnya tebal belah tengah dan sampai akhir hayatnya tetap belah tengah, dan yang dari sejak mahasiswa berkumis dan sampai akhir hayatnya tetap berkumis, adalah lulusan SMA 6 YOGYAKARTA,”.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Kasus Kontroversi Ijazah Joko Widodo akan selesai dengan 3C.
— Dokter Tifa (@DokterTifa) May 13, 2026
Apa itu 3C?
Clear Document
Correct Procedure
Credible Witness
Clear Document.
Dokumen yang clear dan jernih.
Bukan hanya Ijazah, tetapi 709 dokumen lain yang saat ini disita POLDA, harus clear, jernih
Maka… pic.twitter.com/YYiz1pgSZt