Repelita [Jakarta] - Dokter Tifa menilai penetapan status lengkap atau P21 oleh Polda Metro Jaya terhadap perkara dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo bisa memicu kemunculan figur pahlawan baru.
Pernyataan ini ia sampaikan melalui akun X pribadinya pada Senin, 1 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, proses hukum yang berlanjut hingga ke meja hijau justru akan meningkatkan popularitas para terlapor.
Apalagi jika sampai disidang bertahun-tahun, lalu divonis bersalah dan dipenjarakan. Nama mereka akan melambung tinggi bahkan sampai global, ujarnya dalam unggahan tersebut.
Ia meyakini bahwa persidangan kasus ijazah tersebut akan menjadi sorotan mata dunia internasional.
Bayangkan, mantan Presiden melawan ilmuwan, yang membuktikan dengan ilmiah, bahwa ijazah yang digunakannya meraih jabatan Presiden, adalah ijazah palsu, tambahnya.
Dokter Tifa juga menegaskan bahwa upaya untuk meredupkan namanya bersama Roy Suryo tidak akan membuahkan hasil.
Sidang justru akan menjerumuskan nama Jokowi makin dalam ke jurang gorong-gorong, tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa ruang persidangan nanti akan dimanfaatkan untuk memaparkan hasil riset terbaru terkait keaslian ijazah tersebut.
Dari sejak tahun 2005 ketika mula pertama fotokopi ijazah abal-abal dipakai meraih jabatan Walikota, 2012 Gubernur, dan 2014, 2019 menjadi Presiden, ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengeklaim akan mengungkap perbedaan sosok yang tertera dalam dokumen ijazah dengan realita subjek yang bersangkutan.
Dan siapa Joko Widodo klimis tanpa kumis, rambut tipis agak botak, yang KKN dua kali tahun 1983 dan 1985, pungkasnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok