Berita, Nasional

Dokter Tifa Soroti Rismon Dapat SP3, Sindir Caci Maki ke Tiga Jenderal Tak Tersentuh

Repelita.id

16 April 2026 22:48 WIB

Dokter Tifa Soroti Rismon Dapat SP3, Sindir Caci Maki ke Tiga Jenderal Tak Tersentuh
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Dokter Tifa menuliskan pengalamannya bersama Rismon Sianipar yang menurutnya sejak awal kemunculan tampil menyerang banyak pihak dengan ucapan keras dan penuh caci maki hingga mendadak dikenal luas di ruang publik.

Ia menilai sosok tersebut cepat mendapat perhatian karena gaya bicara yang agresif serta keberaniannya melontarkan tudingan kepada sejumlah tokoh.

ADVERTISEMENT

Dalam keterangannya, Dokter Tifa juga menyinggung gelar akademik yang digunakan Rismon, yakni Dr Eng dan M Eng, yang disebut berasal dari Yamaguchi.

Menurutnya, polemik mengenai ijazah hanya dibahas singkat dalam berbagai kesempatan, sementara pembicaraan berikutnya justru lebih banyak berisi serangan verbal kepada sejumlah pejabat kepolisian.

Nama yang disebut dalam tulisannya antara lain Jenderal Tito Karnavian, Jenderal Muhammad Nuh Al Azhar, dan Jenderal Khrisna Murti.

Dokter Tifa menyebut dalam berbagai forum, mulai dari lembaga negara hingga tayangan televisi, Rismon kerap kembali mengulang kritik keras kepada ketiga nama tersebut.

Ia mengaku heran karena dalam kurun waktu cukup lama tidak terlihat adanya langkah tegas terhadap berbagai ucapan yang disampaikan secara terbuka itu.

Dokter Tifa lalu menceritakan momen ketika dirinya mengajak Rismon mendatangi Kompolnas dengan tujuan membahas persoalan ijazah yang saat itu sedang ramai diperbincangkan.

Namun di tengah presentasi, suasana disebut berubah ketika Rismon justru menunjuk kamera pengawas dan kembali melontarkan kata-kata kasar kepada para jenderal yang ia soroti.

Dokter Tifa mengaku sempat menunduk dan meminta agar pembahasan kembali diarahkan pada substansi utama, namun menurutnya hal itu tidak diindahkan.

Ia juga menyatakan kekhawatiran jika dirinya ikut terkena dampak dari tindakan tersebut karena berada dalam forum yang sama saat kejadian berlangsung.

Kini setelah perkara ijazah berakhir dengan penghentian proses hukum atau SP3, Dokter Tifa mempertanyakan situasi tersebut sambil menyindir pihak-pihak yang sebelumnya menjadi sasaran kritik keras.

Ia juga menyoroti buku yang ditulis Rismon dan masih dipasarkan secara daring, termasuk penggunaan foto para pejabat yang kerap disebut dalam kritiknya.

Selain itu, pada bagian profil penulis disebutkan gelar akademik yang sama masih tetap dicantumkan sebagaimana sebelumnya.

Melalui pernyataannya, Dokter Tifa kembali mempertanyakan alasan Rismon justru memperoleh SP3 setelah rangkaian kontroversi panjang yang terjadi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung