Repelita [Jakarta] - Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan secara resmi menyerahkan salinan ijazah milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kepada YouTuber Mikhael Sinaga.
Langkah ini dilakukan setelah pihak partai menerima surat permohonan resmi dari yang bersangkutan terkait akses data tersebut.
ADVERTISEMENT
Politikus PDI Perjuangan, Guntur Romli, membenarkan penyerahan dokumen itu dilakukan sebagai bentuk kepatuhan partai terhadap Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
Iya betul, karena Mikhael kirim surat dan permintaan berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik, apalagi selama 3 kali berturut-turut, PDI Perjuangan dapat penghargaan paling informatif dari parpol-parpol, ujar Guntur, Selasa (9/6/2026).
Menurut Guntur, partainya selalu membuka diri untuk melayani setiap permintaan data yang ditujukan untuk kepentingan riset maupun kebutuhan wawancara akademik.
Setiap ada penelitian, wawancara akan dilayani secara terbuka oleh PDI Perjuangan, ucap dia.
Pihak partai juga memperbolehkan masyarakat yang berkepentingan untuk mendatangi kantor DPP PDI Perjuangan guna melihat atau mengambil salinan dokumen yang legal untuk dibuka.
Kalau ke DPP boleh aja mas, salinan itu maksudnya boleh difoto ya, yang boleh dibuka berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik, kata Guntur menjelaskan.
Adapun berkas yang diberikan kepada pihak pemohon mencakup salinan ijazah pendidikan tingkat SMA hingga jenjang sarjana milik Joko Widodo.
Tatkala disinggung mengenai polemik terkait dugaan ijazah palsu yang sempat ramai, Guntur memilih untuk tidak memberikan tanggapan lebih lanjut.
Kami gak mau masuk ke soal polemik itu mas, kami hanya membuka berkas yang tujuannya untuk penelitian, sesuai permintaan dan perintah UU, imbuhnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok