Berita, Nasional

DPR akhirnya setuju anggaran BGN 240 T, padahal Menkeu Era Purbaya niat pangkas 200 T dana MBG

Repelita.id

18 September 2026 22:51 WIB

DPR akhirnya setuju anggaran BGN 240 T, padahal Menkeu Era Purbaya niat pangkas 200 T dana MBG
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya setuju anggaran BGN 240 T, padahal Menkeu Era Purbaya niat pangkas 200 T dana MBG dalam dinamika kebijakan fiskal yang menjadi sorotan publik.

Keputusan pengesahan anggaran tersebut diketok dalam rangkaian kesimpulan rapat kerja bersama yang dilangsungkan di Kompleks Parlemen Senayan pada hari Kamis tanggal 17 September 2026.

ADVERTISEMENT

Agenda penting di gedung parlemen tersebut mempertemukan jajaran pimpinan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat dengan Kepala Badan Gizi Nasional serta Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Pengesahan pagu anggaran jumbo ini berlangsung di tengah dinamika pergantian pucuk pimpinan kementerian keuangan yang baru saja digulirkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sebelum terjadi perombakan kabinet di mana Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya, sempat muncul wacana pemangkasan dana program makanan bergizi hingga menyentuh angka di bawah dua ratus triliun rupiah.

Kala masih menduduki kursi bendahara negara, Purbaya Yudhi Sadewa pernah melontarkan pernyataan terkait proyeksi pemotongan anggaran program prioritas tersebut di Kompleks Parlemen Senayan.

Pernyataan mantan pejabat tinggi keuangan tersebut disampaikan di hadapan awak media pada hari Senin tanggal 7 September 2026 yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ihwal rencana efisiensi anggaran dengan menyatakan, “Tahun ini bisa sampai di bawah 200. Iya kira-kira,”

Kendati sempat diterpa wacana pemotongan anggaran pada era kepemimpinan menteri sebelumnya, Badan Gizi Nasional kini justru mengantongi kepastian alokasi dana yang lebih besar untuk tahun depan.

Menanggapi kepastian kucuran anggaran fantastis tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menegaskan bahwa lembaganya akan berkomitmen penuh mengutamakan prinsip penghematan yang ketat.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menanggapi arah kebijakan fiskal di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan baru Suahasil Nazara pada hari Kamis tanggal 17 September 2026.

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono secara tegas menyatakan komitmen lembaganya dengan menuturkan, "Kita enggak mau anggaran jor-joran juga kayak yang lalu-lalu. Pengadaan yang nggak perlu, sudah enggak mungkin kita lakukan itu."

Ia menambahkan bahwa seluruh alokasi dana ratusan triliun rupiah tersebut pada hakikatnya merupakan uang rakyat yang wajib dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono juga menekankan bahwa lembaganya tidak mempermasalahkan besar kecilnya pagu anggaran melainkan fokus pada optimalisasi manfaat yang diterima masyarakat.

Pagu anggaran final senilai dua ratus empat puluh triliun rupiah tersebut sendiri telah melalui proses rasionalisasi serta efisiensi internal sebesar tigapuluh triliun rupiah.

Berdasarkan rincian alokasi keuangan yang dipaparkan, mayoritas dana sebesar sembilan puluh enam koma sembilan puluh lima persen akan disalurkan secara langsung untuk pemenuhan gizi nasional.

Porsi terbesar senilai dua ratus tiga puluh dua koma lima puluh triliun rupiah dialokasikan murni untuk pengadaan serta distribusi paket menu makan bergizi kepada para penerima manfaat.

Sementara itu, sisa anggaran dalam persentase kecil dibelanjakan untuk menunjang kegiatan teknis pendukung serta pemenuhan hak kepegawaian aparatur di instansi pemerintah tersebut.

Melalui sokongan finansial yang masif ini, lembaga pemerintah nonkementerian tersebut mematok target ambisius untuk menjangkau lebih dari tujuh puluh juta jiwa sasaran di seluruh nusantara.

Sasaran utama penerima manfaat program prioritas ini mencakup puluhan juta anak didik dari jenjang sekolah usia dini hingga menengah serta kelompok ibu hamil dan balita. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung