Berita, Nasional

Ferdinand Hutahaean: Ada Kekuatan Politik Ingin Prabowo Tumbang, Oligarki Disebut Berupaya Lengserkan karena Tolak Kolusi dan Antek Penguasa Lama

Repelita.id

20 June 2026 23:12 WIB

Ferdinand Hutahaean: Ada Kekuatan Politik Ingin Prabowo Tumbang, Oligarki Disebut Berupaya Lengserkan karena Tolak Kolusi dan Antek Penguasa Lama
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Politikus PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahaean, melontarkan analisis tajam terkait tekanan politik yang terus menghujani pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan bahwa guncangan yang berupaya melemahkan posisi Prabowo tidak dipicu oleh kegagalan kebijakan pemerintah, melainkan akibat sikap tegas kepala negara yang menolak kompromi dengan oligarki.

ADVERTISEMENT

Menurut Ferdinand, terdapat kekuatan politik yang merasa terganggu dengan arah kebijakan pemerintahan saat ini, sehingga mereka gencar menyerang legitimasi presiden.

Kalian paham atau tidak, mengapa ada kekuatan politik yang ingin melengsarkan Prabowo dan ingin segera mengakhiri kekuasaan Prabowo Subianto, ujar Ferdinand, Jumat (19/6/2026).

Ia memastikan bahwa keresahan kelompok tersebut tidak muncul karena Prabowo melakukan pelanggaran hukum atau tindakan korupsi.

Bukan karena Prabowo melakukan kejahatan, bukan karena Prabowo korupsi, dan bukan karena Prabowo menyiksa rakyatnya, tegasnya.

Ferdinand meyakini bahwa Prabowo menuai perlawanan karena ia menutup pintu kolusi dengan kelompok-kelompok yang selama ini menikmati akses terhadap sumber daya negara.

Tetapi karena Prabowo tidak mau berkolusi dengan oligarki, tidak mau berkolusi dengan para begal-begal APBN selama ini, tutur dia.

Tidak mau berkolusi dengan para maling-maling sumber daya alam kita selama ini, dan tidak mau menjadi antek oligarki, tambahnya.

Ia membandingkan situasi ini dengan masa lalu yang dinilainya memberikan kenyamanan bagi pihak tertentu untuk menguras keuangan negara dan mineral bumi.

Kekuasaan masa lalu nyaman beternak begal APBN, nyaman beternak maling, ungkapnya dengan nada kesal.

Kekuasaan masa lalu nyaman beternak maling sumber daya mineral, dan menjadi antek oligarki lokal maupun antek oligarki asing, lanjut dia.

Ferdinand memandang bahwa kebijakan pro-rakyat seperti program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih merupakan pangkal ketidaksukaan oligarki terhadap kepemimpinan Prabowo.

Prabowo dibenci oleh mereka karena tidak mau diajak bermain bersama lagi seperti penguasa zaman lalu, jelasnya.

Mereka tidak suka ketika kekuasaan mereka tidak lagi mendominasi perjalanan bangsa. Inilah persoalannya, sambung dia.

Lebih jauh, ia menuding ada kolaborasi antara kaum oligarki dengan figur yang pernah berada dalam lingkaran kekuasaan untuk memuluskan agenda penggulingan.

Mengapa mereka nekat untuk itu? Karena mereka sekarang punya pion yang secara konstitusi akan menggantikan Prabowo kalau Prabowo dilengserkan, pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung