Repelita Moskow - Utusan tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov, secara blak-blakan menyebut gaya negosiasi Amerika Serikat terhadap Iran telah gagal total dan tidak akan pernah membuahkan hasil .
Ia melontarkan kritik tajam bahwa Washington terlalu sering menggunakan ancaman dan pemaksaan yang sama sekali tidak mempan menghadapi ketegasan Teheran .
ADVERTISEMENT
“Amerika Serikat seharusnya meninggalkan pendekatan yang menyerupai pemerasan, tenggat waktu sepihak, serta ancaman penggunaan kekuatan militer,” tegas Ulyanov .
Menurutnya, metode ultimatum yang selama ini dipraktikkan AS justru memperkuat posisi Iran untuk tidak tunduk di bawah tekanan .
Sikap arogan Washington tidak lagi memiliki efek gentar karena Teheran terbukti mampu bertahan di tengah sanksi dan blokade yang dilancarkan sejak awal konflik .
Pernyataan itu keluar di saat upaya diplomasi melalui mediasi Pakistan kandas setelah Presiden Trump membatalkan misi utusan khususnya ke Islamabad .
Trump beralasan perjalanan Steve Witkoff dan Jared Kushner hanya akan membuang waktu dan biaya tanpa hasil yang memuaskan .
Ia pun dengan percaya diri menyebut bahwa Amerika memegang kendali penuh, dan Iran bisa menelepon kapan saja jika benar-benar ingin berdialog .
Namun di saat yang sama, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi justru meninggalkan Pakistan dan memilih terbang ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin .
Langkah itu dinilai sebagai pesan tegas bahwa Teheran lebih percaya pada poros Moskow dibanding harus berurusan dengan tekanan ala Trump .
Kritik dari Ulyanov pun seolah menjadi pembenar bahwa jalan pintas ancaman dan pemerasan tidak akan pernah menundukkan negara yang memiliki prinsip dan kekuatan tawar tinggi .
Pendekatan yang mengabaikan prinsip dialog setara hanya akan memperpanjang konflik dan memperbesar risiko eskalasi di kawasan .
Sejarah mencatat Iran tidak pernah gentar dengan gertakan militer maupun sanksi ekonomi, bahkan mereka terus memperkuat aliansi strategis dengan negara-negara yang berada di bawah bayang-bayang isolasi Barat .
Kini publik dunia menanti apakah Washington akan mengubah strategi atau terus berkutat pada pendekatan usang yang telah terbukti gagal .
Sementara itu, gencatan senjata yang rapuh diperkirakan akan berakhir dalam hitungan hari, membuka peluang perang skala penuh yang semakin sulit dihindari .(*)
Editor: 91224 R-ID Elok