Berita, Viral Sosmed

[GEGER] Aryo Pamungkas Beberkan Dugaan Markup MBG: Motor Rp42 Juta Ternyata Cuma Rp10 Jutaan dari China

Repelita.id

12 April 2026 20:12 WIB

[GEGER] Aryo Pamungkas Beberkan Dugaan Markup MBG: Motor Rp42 Juta Ternyata Cuma Rp10 Jutaan dari China
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis yang dibanggakan Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian di media sosial setelah konten kreator Aryo Pamungkas mengungkap dugaan markup dalam pengadaan sejumlah barang mulai dari motor listrik hingga perangkat pendukung lainnya.

Aryo menyinggung harga motor listrik yang digunakan untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi disebut memiliki selisih harga cukup jauh dari harga pasar.

ADVERTISEMENT

"Nah, ini baru kasus markup, guys. Kasus Amsal Sitepu yang viral kemarin, nggak ada apa-apanya," ujar Aryo dikutip dari videonya yang viral pada Minggu (12/4/2026).

"Ternyata, motor listrik Trail MBG yang katanya dibanderol Rp42 juta, netizen udah nemu motor aslinya di Alibaba, impor dari Cina dengan harga Rp10 jutaan saja," tambahnya.

Ia bahkan menyebut nama produk yang diduga identik dengan motor tersebut yaitu Kolter ES1 X Pro yang setelah dicek memiliki banyak spesifikasi yang identik.

"Hebat! Nama motornya, Kolter ES1 X Pro. Dan setelah saya tanyakan ke AI untuk perbandingan speknya, dua-duanya banyak yang identik," tukasnya.

Aryo juga menghitung potensi selisih harga jika dikalikan dengan jumlah pengadaan 21 ribu unit motor yang dikalikan margin profit puluhan juta rupiah.

"Ini asli gila, bener-bener. Bayangin, 21 ribu motor kali margin profit Rp30 jutaan. Rp600 miliar," bebernya.

Selain motor, ia juga menyinggung dugaan markup pada pengadaan tablet Samsung aktif seharga Rp9 jutaan yang dibanderol Rp18 juta atau diambil untung dua kali lipatnya.

"Ini belum ngomongin pengadaan tablet Samsung aktif seharga Rp9 jutaan yang dibanderol Rp18 juta. Diambil untung dua kali lipatnya," Aryo menuturkan.

"Belum kaos kaki dan baju atribut yang harganya miliaran. Padahal sama sekali bukan esensial untuk program gizi penuntasan stunting anak," sambung dia.

Aryo turut mengkritik respons pihak terkait yang disebut tidak memberikan penjelasan memadai serta mendorong adanya audit menyeluruh terhadap program MBG dan Badan Gizi Nasional.

"Mana nih jaksa yang kemarin keluar-keluar markup biaya edit harusnya nol? Apa cukup bilang, udah sesuai anggaran 2021? Terus kemudian jadi kebal hukum," imbuhnya.

"Bahkan waktu wartawan pas nanyain ke Menteri Purbaya aja cuma cengengesan. Ini miskom. Terus lempar tanggung jawab," tandasnya.

"Guys, kita harus viralkan ini. Untuk minta segera audit BGN dan MBG ini. Siapa yang mengajukan, siapa yang menyetujui, siapa yang mencairkan, siapa pemilik perusahaan-perusahaan rekanan, pengadaan, dan lain-lain," tandas Aryo.

"Ini ya, kalau gini-gini terus, jangan salahkan rakyat. Nanti kalau misalkan ganti BGN ini dari Badan Gizi Nasional jadi Badan Garok," kuncinya.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana membuka rincian harga motor listrik yang disiapkan untuk Kepala SPPG dengan menyebut harga pembelian berada di bawah harga pasar.

Menurut Dadan, harga pasaran motor listrik tersebut berada di kisaran Rp52 juta namun BGN mendapatkan harga lebih rendah dalam proses pengadaan yaitu sekitar Rp42 juta per unit.

"Harga pasaran Rp 52 juta, tapi kita beli kalau nggak salah Rp 42 juta, di bawah harga pasaran," kata Dadan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (8/4/2026).

Dadan menjelaskan pembelian motor listrik itu telah dianggarkan pada 2025 dengan rencana awal mencapai 24.400 unit namun yang terealisasi sebanyak 21.800 unit.

"Dan sudah masuk ke dalam anggaran 2025," ucapnya.

BGN juga memastikan tidak ada lagi alokasi anggaran pengadaan motor listrik pada 2026 dan kendaraan yang sudah dibeli akan difokuskan untuk mendukung operasional dapur MBG terutama di daerah dengan kondisi geografis menantang.

"Iya akan kita distribusikan nanti untuk operasional seluruh orang yang ada di SPPG, terutama untuk di daerah-daerah yang sulit," Dadan menegaskan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung