Berita, Nasional

[GEGER] BGN Hamburkan Rp1,57 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

Repelita.id

18 April 2026 17:31 WIB

[GEGER] BGN Hamburkan Rp1,57 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menghamburkan anggaran negara mencapai Rp1,57 miliar hanya untuk membeli sikat dan semir sepatu menggunakan dana tahun 2025.

Data realisasi pengadaan barang tersebut dipublikasikan dalam situs Inaproc yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

ADVERTISEMENT

Dalam dokumen yang diunduh tersebut, tercatat setidaknya ada 12 paket kontrak pengadaan sikat dan semir sepatu yang dilakukan oleh lembaga yang seharusnya fokus mengurusi program makan bergizi gratis (MBG).

Nilai kontrak dari pengadaan paket semir sepatu dan sikat ini bervariasi mulai dari Rp17,43 juta hingga yang paling besar mencapai Rp610,2 juta untuk kegiatan dengan nama Semir.

Paket kontrak terbesar untuk pengadaan sikat semir tercatat sebesar Rp158,62 juta, dan kedua pakun terbesar tersebut dibayarkan ke PT Gajah Mitra Paragon melalui mekanisme katalog elektronik.

Dalam katalog perusahaan penyedia barang itu, satu unit semir sepatu bermerek Kiwi dibanderol dengan harga Rp54.999 hingga Rp56.000 per unit.

Sedangkan untuk harga sikat semir sepatu di perusahaan yang sama dipatok sebesar Rp50.000 per unit, jauh lebih mahal dibandingkan harga di pasaran umum.

Sebagai perbandingan, satu paket semir sepatu beserta sikatnya dengan merek serupa hanya dijual sebesar Rp18.999 di berbagai platform belanja online.

Kepala BGN Dadan Hindayana belum merespons pertanyaan yang diajukan terkait pengadaan barang yang dinilai tidak sesuai dengan tugas pokok lembaganya.

Dalam keterangan sebelumnya, Dadan hanya menyatakan bahwa setiap pembelian barang dan jasa oleh BGN dilakukan sesuai kebutuhan riil di lapangan dan menjadi bagian operasional proyek MBG.

Setiap penggunaan anggaran negara di lingkungan BGN telah melalui mekanisme perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, ujar Dadan dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 13 April 2026.

Pengadaan barang dan jasa BGN belakangan terus disorot publik karena dinilai tidak berkaitan dengan pelaksanaan perbaikan gizi dan stunting sebagaimana tugas lembaga tersebut.

Selain sikat dan semir sepatu, proyek janggal lainnya adalah pengadaan lebih dari 25 ribu unit sepeda motor untuk operasional kepala dapur MBG dengan nilai kontrak mencapai Rp1,2 triliun.

BGN juga tercatat menggelontorkan dana Rp6,9 miliar untuk pengadaan kaus kaki, Rp830 miliar untuk perangkat keras dan komputer, serta Rp113,9 miliar untuk jasa sewa event organizer.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung