Berita, Nasional

[GEGER] ISU Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Noel Peringatkan Ancaman Politik Juni-Juli 2026: Prabowo Harus Rangkul PDIP dan Kelompok Habib Rizieq

Repelita.id

06 June 2026 23:35 WIB

[GEGER] ISU Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Noel Peringatkan Ancaman Politik Juni-Juli 2026: Prabowo Harus Rangkul PDIP dan Kelompok Habib Rizieq
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, memberikan peringatan keras kepada Presiden Prabowo Subianto terkait ancaman gejolak politik yang disebutnya akan mencapai puncak pada Juni hingga Juli 2026.

Pria yang akrab disapa Noel tersebut menyarankan agar pemerintah segera menjalin komunikasi strategis dengan PDI Perjuangan serta kelompok pendukung Habib Rizieq Shihab demi menjaga stabilitas nasional.

ADVERTISEMENT

Langkah ini dipandang krusial guna membentengi pemerintahan dari potensi aksi massa yang masif, serupa dengan peristiwa Reformasi 1998.

“Pak Prabowo harus mampu mencari kawan yang strategis dan kawan loyal. Pertama, kawan loyal dan partai loyal adalah partai PDIP. Kedua, barisan Habib Rizieq yang hari ini luar biasa punya loyalitas kepemimpinannya, dan PDI-P juga punya loyalitas ideologis,” ungkap Noel di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Noel mengeklaim bahwa konsolidasi di kalangan elemen sipil, mahasiswa, hingga serikat buruh telah rampung dan saat ini hanya menunggu momentum pemicu.

“Saya coba ingatkan Pak Prabowo, dalam bulan Juni-Juli ini akan ada peristiwa besar, ada eskalasi politik yang ujungnya adalah menggulingkan pemerintahan Prabowo. Dan konsolidasi ini sudah selesai dan sudah matang. Konsolidasi sipil, konsolidasi mahasiswa, konsolidasi buruh, konsolidasi kelompok civil society dan semuanya. Tinggal satu, butuh satu pemicu,” paparnya.

Menurutnya, tekanan ekonomi yang kian memberatkan rakyat dapat menjadi pemicu utama gejolak sosial tersebut.

Ia menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah dan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan yang tertekan sebagai indikator nyata ketidakstabilan ekonomi saat ini.

“Kita sudah lihat dolar semakin tinggi, Indeks Harga Saham Gabungan kita juga udah babak belur. Itu adalah salah satu indikator bahwa ke depan nanti ada gejolak sosial yang indikatornya adalah gejolak ekonomi,” tambahnya.

Noel mengingatkan agar Presiden lebih selektif dalam merangkul mitra politik dengan mengutamakan loyalitas ideologis daripada sekadar kepentingan pragmatis.

“Jangan cari partai yang ke sana ke mari dan jangan cari kawan yang hanya orientasinya jabatan dan uang. Kasihan Pak Prabowo, beliau orientasi kerakyatan udah luar biasa,” pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung