Berita, Viral Sosmed

[GEGER] Kritik Prioritas Pembangunan Viral: Warga Sentil Ketimpangan Alat Berat Papua dan Pemulihan Bencana

Repelita.id

17 August 2026 14:21 WIB

[GEGER] Kritik Prioritas Pembangunan Viral: Warga Sentil Ketimpangan Alat Berat Papua dan Pemulihan Bencana
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang kritik publik terhadap penentuan arah kebijakan pembangunan pemerintah kembali mengemuka di jagat maya.

Perbincangan hangat tersebut mengemuka setelah akun Threads @randitasastro membagikan unggahan pada 16 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

Isu yang diangkat menyoroti ketimpangan alokasi daya serta sarana negara antara proyek eksploitasi lahan dan penanganan fasilitas umum.

Pengguna akun @randitasastro menuliskan pernyataan yang memicu simpati publik.

"“Jika negara mampu menghadirkan ribuan ekskavator untuk membabat hutan Papua, maka pemulihan Aceh-Sumatera hanya soal prioritas saja..”

Sesek nafas bacanya…"

Isu perbandingan alokasi prioritas tersebut turut diperkuat oleh tanggapan dari akun @biyandars.

"Sama halnya seperti proyek membangun Koperasi Desa.

Kalau bisa dilakukan dalam waktu kurang dari satu tahun, kenapa pembangunan dan pemerataan fasilitas pendidikan seperti sekolah dan perpustakaan hingga wilayah t3 ga bisa? Ini soal prioritas aja."

Unggahan tersebut mendulang beragam respons serta sorotan dari para pengguna Threads.

Dugaan mengenai motif politik di balik penanganan pemulihan disampaikan oleh akun @fai.ruz.iana.

"Curiga emang baru dipulihkan jelang 2029.

Kalau udah tahun segitu tiba2 semua jadi prioritas."

Pandangan senada mengenai pola perilaku pemilih dan pemerintah diutarakan oleh pengguna akun @kaffharff.

"Hmm..

rakyat kan cepat lupa dan pemaaf jadi tahun terakhir baru perbaikan.

Yakin deh pasti di pilih lagi alasannya karena sudah berubah atau lagi berusaha melakukan perbaikan."

Akun @diftasent menegaskan bahwa persoalan utama terletak pada komitmen kepemimpinan.

"bukan soal bisa atau tidak, tapi tentang kemauan dari pemimpin negara"

Rasa prihatin atas situasi tersebut diungkapkan oleh pengguna akun @al_mom3ra.

"Kok jd nyesek bacanya"

Respons singkat bernada sedih juga dilontarkan oleh pemilik akun @deltawhiskeey.

"Astagfirullah ❤️‍🩹"

Kritik keras terhadap para pemegang kekuasaan disampaikan oleh pemilik akun @benny_vietkong.

"Mau ngomong apa,sudah terwakili semua.yg belum terwakili cuma latihan lempar jumroh ke mereka mereka pemegang kekuasaan"

Ungkapan kesedihan atas ketimpangan kondisi pembangunan turut disampaikan oleh akun @peribiroe.

"Ya Allah sedih banget bacanya 😢"

Pemilik akun @nandez.gie menyampaikan ulasan kritis mengenai kondisi di daerah.

"Tapi pada kenyataannya Aceh-Sumatera dwl (dan wilayah lain) tidak pernah menjadi prioritas, iming-iming pemulihan yang diberitakan negara hanya sekedar formalitas demi mendapatkan keuntungan pribadi.

Seakan-akan negara ada padahal ya kita tau sendirilah."

Kritik tajam mengenai pertanggungjawaban pejabat negara dilontarkan oleh pengguna akun @my16jan.

"Dosa wowo dan jajaran nya mengalir, takbirrrrr🔥"

Akun @little.mikha menilai bahwa orientasi pemerintah berfokus pada sektor bernilai finansial semata.

"Semua aspek kehidupan bukan prioritas untuk pemerintah, yang menghasilkan uang adalah prioritas mereka"

Pandangan mengenai niat pengambil kebijakan disampaikan oleh pengguna akun @mastonystark.

"Emang pejabat2 niatnya eksploitasi kak 🤭"

Dampak psikologis dari pembacaan kondisi sosial politik diungkapkan oleh akun @looking_glass02.

"Makin sadar, makin ngeri ,makin depresi..."

Sorotan terhadap penggunaan hewan dalam penanganan lapangan disampaikan oleh pemilik akun @mayyjaen.

"Malah sempet2nya waktu itu pake gajah, kurang ajar benerrrrr"

Simpati terhadap narasi perbincangan tersebut diutarakan oleh akun @famalia.syh.

"Nangis baca utas sama komennya"

Dukungan atas poin kritik yang disampaikan diajukan oleh pengguna akun @krisgunawan.

"Bener ini,"

Spekulasi mengenai kepemilikan alat berat yang beroperasi di lokasi disinggung oleh akun @fit.design6.

"Ekskavator nya punya nya Isam gaksih."

Pernyataan tersebut dikonfirmasi oleh pengguna akun @ufogather melalui tanggapannya.

"Iya itu video ekskavator punya isam"

Analogi antara pembangunan infrastruktur dasar dan pendidikan disampaikan oleh pemilik akun @opinionsbyhil.

"Same logic with improving education x building kopdes"

Pandangan mengenai kondisi kerusakan lingkungan serta sikap masyarakat lokal disampaikan oleh akun @shabee_collection_.

"Pdahal kalo di telaah dalem2..alam tuh udah ngambek banget,dirusak sama orang luar,tapi org pribumi nya diem2 aja 😭 (ini mah opiniku aja,bicara dengan nada cinta)"

Dugaan mengenai praktik penyelewengan anggaran sosial dan fasilitas publik disampaikan oleh akun @endennurnoni_.

"Paling sakit itu udah dikorupsi dana nya sama pemerintah pusat untuk mbg dn kopdes, pejabat pemerintah daerah nya ikutan korupsi dana bantuan sosial untuk kampanye berikutnya, double triple masyarakat makin sengsara di tengah bencana 🥹"

Keraguan atas keseriusan janji pemerintah dinyatakan oleh pemilik akun @meithyintan.

"Betul sekali.

Bohong yg terlampau jls klu tdk mampu.🤔"

Pernyataan persetujuan singkat disampaikan oleh pengguna akun @kevinndrn.

"Duh iya lagi"

Sorotan mengenai kendala operasional penyelesaian bencana disampaikan oleh pemilik akun @hermanjunianto.

"Tagihan alat berat utk penyelesaian bencana saja macet.

Hadeh.

Entah kemana dana ny.

Entah siapa yg salah, ku tak tau"

Analisis mengenai perbedaan respons pemerintah terhadap proyek bernilai nilai ekonomi diungkapkan oleh akun @oliv.christy.

"Faktanya terlalu terang.

Jawabannya karna menggali tanah bencana hanya menghasilkan tulang2 kalau menggali tanah hutan menghasilkan uang.

Our goverment kan money oriented." (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung