Repelita [Jakarta] - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, memutar rekaman video Presiden ke-7 Joko Widodo di ruang sidang.
Aksi itu dilakukan saat Nadiem tengah membacakan duplik atau tanggapan atas dakwaan jaksa penuntut umum dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, Selasa (23/6/2026).
ADVERTISEMENT
Di awal pembelaannya, Nadiem mengungkap bahwa dirinya menerima mandat langsung dari Jokowi untuk melakukan digitalisasi pendidikan dengan memanfaatkan teknologi.
Bahkan, menurut pengakuan Nadiem, Jokowi telah memintanya segera membangun platform teknologi sejak rapat kabinet paripurna pertama yang diikutinya.
"Bayangkan, Bapak Presiden Joko Widodo langsung menyebut bahkan di tahun 2019 saat mulai jabatan saya, bahwa diperlukan langkah-langkah terobosan yang cepat dengan memanfaatkan infrastruktur dan kemajuan teknologi yang ada," ujar Nadiem di persidangan.
Nadiem menilai penunjukan dirinya sebagai Mendikbudristek oleh Jokowi merupakan langkah strategis untuk memperbaiki sistem pendidikan nasional melalui pendekatan berbasis teknologi.
"Inilah fakta yang diabaikan kejaksaan, bahwa mandat saya dari awal adalah untuk melakukan digitalisasi pendidikan sesuai dengan arahan Presiden," tegasnya.
"Ini bukan agenda pribadi," sambung Nadiem menegaskan.
Ia kemudian menyatakan bahwa apa yang disampaikannya itu telah mendapat konfirmasi langsung dari Jokowi.
"Pak Jokowi pun beberapa minggu lalu telah mengakui secara publik bahwa semua kebijakan saya termasuk digitalisasi pendidikan adalah arahan dari presiden," ucapnya.
Setelah pernyataan itu, Nadiem memutar sebuah video yang menampilkan sosok Jokowi mengenakan kemeja dan topi berwarna putih.
Dalam rekaman yang diputar di ruang sidang tersebut, Jokowi tampak memberikan pernyataan tegas.
"Ya semua kebijakan semua program memang semuanya dari presiden," kata Jokowi dalam video yang diputar kubu Nadiem.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok