Berita, Hukum

[GEGER] Podcast Terakhir Sony Sonjaya Sebelum Dicopot dari BGN: Tak Lama Kemudian Kehilangan Jabatan Wakil Kepala BGN

Repelita.id

03 June 2026 21:02 WIB

[GEGER] Podcast Terakhir Sony Sonjaya Sebelum Dicopot dari BGN: Tak Lama Kemudian Kehilangan Jabatan Wakil Kepala BGN
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Momentum krusial terjadi sesaat menjelang pengumuman resmi pemerintah mengenai perombakan struktur kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).

Sony Sonjaya yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi sempat memberikan pernyataan secara terbuka.

ADVERTISEMENT

Melalui sebuah sesi wawancara khusus di ibu kota pada Selasa malam, ia membeberkan berbagai aspek krusial terkait program strategis nasional.

Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan progres terkini dari implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara komprehensif.

Sistem pemantauan intensif terhadap puluhan ribu unit dapur operasional yang tersebar di berbagai wilayah turut menjadi bahasan utama.

Ia juga memanfaatkan momen itu untuk mengklarifikasi isu miring mengenai dugaan komersialisasi titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Keterbukaan informasi publik disebutnya sebagai pilar utama dalam menjaga akuntabilitas pelaksanaan program berskala besar tersebut.

Langkah konkret yang diinstruksikan adalah mendorong setiap unit pelayanan untuk memanfaatkan platform digital secara optimal.

"Apa yang dilakukan oleh SPPG itu harus diketahui oleh masyarakat. Yang paling mudah adalah upload ke media sosial," ujarnya.

Tuduhan miring mengenai keterlibatan dirinya dalam transaksi ilegal penentuan lokasi unit pelayanan dibantah secara tegas.

Ia menyatakan kesiapannya untuk membuktikan integritas diri di bawah sumpah demi menepis segala spekulasi yang beredar.

"Demi Allah, saya tidak pernah menjual titik. Kadang-kadang, saya bilang sini, tolong bawa Al-Quran 30, simpan di atas kepala saya. Saya berani bersumpah," ucapnya.

Selama ini komitmen utamanya adalah merampungkan target pendirian serta proses verifikasi seluruh fasilitas penunjang MBG.

Setelah fase krusial tersebut mendekati penyelesaian, langkah berikutnya adalah bersinergi dengan penegak hukum guna mengusut tuntas praktik penipuan.

"Sekarang sudah waktunya saya turun gunung. Alhamdulillah tersangka-tersangka sudah mulai bermunculan," ujarnya.

Ia juga mengenang masa awal perintisan program ketika infrastruktur pendukung belum ditopang oleh fasilitas operasional resmi.

Inisiatif mandiri diambil dengan merancang sistem data menggunakan perangkat pribadi serta mengalokasikan dana personal demi kelancaran program.

Babak baru dimulai ketika keputusan penyegaran organisasi diumumkan oleh pemerintah tidak lama setelah pernyataan tersebut disampaikan ke publik. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok





TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung