Berita, Nasional

Gelombang Unjuk Rasa Mahasiswa Kritik Kebijakan Ekonomi dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Pemerintah

Repelita.id

24 October 2026 21:13 WIB

Gelombang Unjuk Rasa Mahasiswa Kritik Kebijakan Ekonomi dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Pemerintah
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gelombang demonstrasi dan kritik tajam terhadap jalannya roda pemerintahan nasional kembali disuarakan oleh elemen mahasiswa di ibu kota.

Aksi penyampaian aspirasi tersebut menyoroti berbagai persoalan krusial mulai dari kebijakan ekonomi, alokasi anggaran, hingga isu pengelolaan sumber daya alam.

ADVERTISEMENT

Para mahasiswa menilai kebijakan pemerintah pusat dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat kecil di berbagai daerah.

"Maka hari ini kita yang berkumpul di sini dengan tegas menyampaikan bahwa rezim Prabowo Gibran adalah musuh utama rakyat Indonesia," ujar salah satu perwakilan mahasiswa dalam kanal YouTube TITIKNEWS ID pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Dalam orasinya, para pengunjuk rasa juga menyoroti masalah penguasaan lahan, monopoli agraria, serta dampak kerusakan lingkungan di daerah.

Mereka mendesak pemerintah agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program pembangunan serta penanganan persoalan ekonomi masyarakat.

"Kami mahasiswa ekonomi meriset mempelajari tentang bagaimana IHSG turun, IHSG meningkat dan rupiah melemah," kata seorang perwakilan mahasiswa ekonomi dalam kanal YouTube TITIKNEWS ID pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Selain itu, para peserta aksi turut menyoroti penambahan jumlah penasihat khusus di pemerintahan yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran negara.

Kritik dan tuntutan yang disampaikan dalam aksi demonstrasi tersebut mencerminkan dinamika kontrol sosial dari kalangan intelektual muda terhadap kebijakan publik.

Pemerintah diharapkan mampu merespons berbagai masukan konstruktif demi tercapainya kesejahteraan sosial yang merata di seluruh wilayah tanah air.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung