Berita, Nasional

[GERAM] Palti Hutabarat Kecam Pengurus DPP PSI yang Bandingkan Rekam Jejak Akademis Gibran dengan BJ Habibie

Repelita.id

09 October 2026 22:10 WIB

[GERAM] Palti Hutabarat Kecam Pengurus DPP PSI yang Bandingkan Rekam Jejak Akademis Gibran dengan BJ Habibie
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gelombang polemik mengenai keabsahan berkas administrasi pencalonan pimpinan nasional kian meluas hingga memicu ketegangan opini publik antarkelompok masyarakat di ruang digital.

Kondisi tersebut bermula dari sebuah tulisan kritis yang diunggah oleh akun @paltiwest melalui platform media sosial Threads pada hari Jumat tanggal 9 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam narasi tertulisnya, pemilik akun melayangkan kritik tajam terhadap pernyataan politik dari pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia yang dinilai telah bertindak di luar batas kewajaran.

Kekecewaan tersebut dipicu oleh langkah taktis kader parpol yang kedapatan membandingkan riwayat akademis Wakil Presiden saat ini dengan sosok Presiden Republik Indonesia ke-3 B.J. Habibie.

"Belain Gibran dengan segala teori dan opini tidaklah jadi masalah tapi menyeret nama Pak BJ Habibie menurut saya sih sudah kelewatan Pengurus DPP PSI ini.. Janganlah merendahkan BJ Habibie.. Please banget PSI kalian sudah benar-benar melewati batas kalau dah begini..," tulis akun @paltiwest secara persis.

Pernyataan dari pengurus parpol swasta tersebut seketika memantik reaksi berantai yang masif dari para pengguna internet lain yang memadati kolom komentar unggahan tersebut.

Salah satu tanggapan sinis datang dari akun @devianayu1122 yang mengaitkan kasus ini dengan dinamika adu argumen publik di platform lain dengan menulis, "Jgn dipilih gaiss partai problematik kek gini. Tadi juga lewat utas si Uki memutar balikkan fakta klo dia menang debat lawan Refly Harun. Padahal mah dia yg kalah debat"

Sentimen ketidakpuasan publik juga diutarakan secara eksplisit oleh pengguna akun @azizah_ibnu yang membandingkan pencapaian predikat kelulusan formal tingkat tinggi.

"Bayangin Summa cumlaude disandingin dengan Certificate of attendance 😩 Dasar PSI plenger," tulis akun @azizah_ibnu mengekspresikan pandangan personalnya secara utuh tanpa perubahan.

Kritik rasional mengenai pemenuhan prasyarat mutlak pendaftaran pemilu juga disampaikan oleh akun @kempexwane guna meluruskan kesalahan logika berpikir pengurus parpol.

"Bapak Habibie jelas punya ijazah SMA , kok gk nyampai sih logik mereka, persyaratan administrasi sdh terpenuhi… mau setelah itu keluar S1 atau gk ya gk ada masalah, paten atas nama beliau saja sdh jadi jaminan SDM beliau," ulasnya dalam kolom teks asli.

Rangkaian komentar penutup dari warga internet sepakat menilai bahwa upaya pembelaan administratif tersebut tidak sebanding jika disandingkan dengan rekam jejak akademis sang profesor legendaris.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung