Repelita Kupang - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuri perhatian publik saat menghadiri Pawai Paskah di Kota Kupang dalam sebuah momen yang sarat dengan makna religius.
Gibran terlihat turut memikul salib bersama para peserta prosesi, menyatu dengan warga yang mengikuti rangkaian perayaan keagamaan tersebut.
ADVERTISEMENT
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu tidak hanya berfungsi sebagai simbol kehadiran pemerintah pusat, tetapi juga menjadi bentuk partisipasi langsung dalam tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat di masyarakat setempat.
Saat ia berjalan bersama peserta lain sambil memanggul salib di tengah jalur pawai, perhatian warga pun tertuju sepenuhnya pada sosoknya.
Sejumlah warga tampak mengabadikan momen langka tersebut menggunakan ponsel mereka, sementara yang lain menyambut dengan antusiasme tinggi.
Pawai Paskah di Kupang merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemuda gereja, komunitas keagamaan lintas denominasi, hingga pemerintah daerah setempat.
Prosesi yang berlangsung dengan khidmat ini tidak hanya menjadi perayaan iman umat Kristiani, tetapi juga ruang kebersamaan lintas kelompok masyarakat.
Nuansa kekeluargaan terasa sangat kental sepanjang jalannya pawai di kota tersebut.
Warga dari berbagai latar belakang agama dan suku tampak berbaur, baik menyaksikan maupun turut serta dalam prosesi ibadah.
Di tengah keberagaman yang ada, perayaan ini menjadi simbol kuat tentang toleransi dan harmoni sosial yang selama ini dikenal melekat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kehadiran Gibran dalam prosesi tersebut dinilai mempertegas pesan penting tentang kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai keberagaman di Indonesia.
Di tengah dinamika sosial dan politik nasional yang sering kali memanas, momen ini menghadirkan gambaran sederhana namun kuat tentang bagaimana tradisi lokal dapat menjadi perekat antarwarga.
Perayaan Paskah di Kupang pun kembali menunjukkan perannya sebagai ruang ekspresi keimanan sekaligus ajang untuk mempererat hubungan sosial antarumat beragama.
Di balik kemeriahan pawai, tersimpan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan rasa saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok