Berita, Nasional

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tepis Isu Duet Pilpres Bersama Gibran Rakabuming Raka

Repelita.id

23 September 2026 14:17 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tepis Isu Duet Pilpres Bersama Gibran Rakabuming Raka
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Isu politik mengenai potensi penggabungan kekuatan antara Kepala Daerah Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi pemilu nasional mendatang memicu reaksi langsung dari sang gubernur.

Dedi Mulyadi secara terbuka memberikan klarifikasi mendalam sekaligus menegaskan bahwa dinamika politik pribadinya saat ini sama sekali tidak mengarah pada pembentukan koalisi tersebut.

ADVERTISEMENT

Rumor mengenai wacana duet kepemimpinan nasional ini merebak seiring dengan mencuatnya pencapaian elektoral mantan bupati tersebut dalam berbagai instrumen penilaian opini publik.

Kendati namanya mulai diperhitungkan secara serius dalam bursa kepemimpinan nasional, figur nomor satu di tatar pasundan tersebut menegaskan dirinya belum memiliki intensi untuk melangkah ke panggung elektoral pusat.

Dedi Mulyadi memilih untuk tetap menyalurkan komitmen penuhnya dalam mengemban amanah kedinasan di wilayah yang saat ini tengah dipimpinnya tanpa terganggu kalkulasi politik yang terlalu jauh.

Langkah strategis serta program kerja kedewanan di tingkat provinsi menjadi skala prioritas utama yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum menatap agenda elektoral lainnya.

“Kita lagi mikir bagaimana jadi gubernur yang sukses. Tidak mikir yang lain,” ujar Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 22/9/2026.

Spekulasi mengenai pasangan Dedi-Gibran ini bergulir kencang mengingat grafik dukungan terhadap sang gubernur memang memperlihatkan tren positif di berbagai lembaga riset nasional.

Dalam instrumen survei yang diselenggarakan oleh lembaga Saiful Mujani Research and Consulting pada bulan Juli tahun 2026, tingkat keterpilihan Dedi menembus angka 35 persen dalam skema pengujian berlapis dengan puluhan kandidat.

Pencapaian angka dukungan elektoral tersebut menempatkan dirinya mengungguli deretan tokoh politik kawakan lainnya yang turut dimasukkan dalam simulasi penilaian publik.

Berdasarkan data riset berkala tersebut, figur Prabowo Subianto bertengger di posisi berikutnya dengan raihan dukungan sebesar 14,5 persen dari total responden.

Sementara itu, tokoh nasional Anies Baswedan memperoleh angka persentase sebesar 8,2 persen disusul oleh Gibran Rakabuming Raka yang mengantongi dukungan sebanyak 7,7 persen.

Popularitas sang kepala daerah kembali terekam dalam laporan berkala dari lembaga Media Survei Nasional yang menggelar pengambilan data lapangan sejak tanggal 21 Juli hingga 2 Agustus tahun 2026.

Melalui metode pengujian semi-terbuka, tingkat keterpilihan Dedi berada di angka 20,6 persen, sedangkan dalam format pengujian terbuka murni angkanya bertengger pada posisi 19,8 persen.

Berangkat dari persepsi publik yang tercermin dalam angka-angka riset itulah, wacana penyandingan dirinya dengan Gibran mulai diproduksi dan bergulir di berbagai platform digital.

Narasi alternatif mengenai skenario pasangan kepemimpinan nasional ini terus direproduksi lewat berbagai unggahan jejaring sosial dan laporan berkala.

Menyikapi derasnya arus informasi tersebut, Dedi Mulyadi memilih mengambil jarak aman dan enggan terseret lebih jauh ke dalam diskursus spekulatif pemilu nasional.

Dirinya berulang kali menggarisbawahi bahwa portofolio pekerjaannya sebagai pemegang mandat tertinggi di wilayah Jawa Barat masih menuntut perhatian ekstra.

Sang pemimpin menegaskan kembali prinsip kerja kedinasannya bahwa tidak ada persiapan gerilya politik maupun manuver strategis yang sedang dirancang menuju kompetisi nasional.

Upaya memberikan dedikasi pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat pasundan dinilai jauh lebih krusial untuk dikawal ketimbang merespons rumor koalisi.

“Pokoknya tidak ada, hari ini saya berfokus bekerja saja memberikan yang terbaik. Kita belum mikir terlalu jauh,” tegasnya.

“Mikir besok punya pacar atau tidak aja belum kepikiran,” tandasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung