Berita, Nasional

Guntur Romli Sebut Wacana Percepatan Pemilu Bentuk Keserakahan Dan Upaya Delegitimasi Pemerintahan Prabowo

Repelita.id

30 August 2026 00:18 WIB

Guntur Romli Sebut Wacana Percepatan Pemilu Bentuk Keserakahan Dan Upaya Delegitimasi Pemerintahan Prabowo
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam kembali diutarakan oleh juru bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap pergerakan politik yang muncul dari orang-orang dekat kepemimpinan era sebelumnya.

Juru Bicara PDI Perjuangan Guntur Romli menilai kemunculan wacana percepatan pesta demokrasi mendatang yang digulirkan oleh pimpinan relawan Projo Budi Arie Setiadi sebagai bentuk ambisi jabatan serta bentuk delegitimasi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

Ia memandang bahwa lingkaran kekuasaan lama tersebut konsisten menciptakan dinamika politik nasional yang berisiko melanggar ketentuan hukum dasar negara.

Politisi partai berlambang banteng itu menilai terdapat kesamaan pola pergerakan yang terus berulang dalam ranah politik sepanjang tahun ini.

Perubahan narasi politik terlihat signifikan ketika dorongan menambah masa jabatan kepemimpinan di masa lalu kini berbalik menjadi gagasan pemangkasan durasi kekuasaan pemerintahan aktif.

"Dulu minta perpanjangan presiden 3 periode, sekarang melempar percepatan Pemilu 2029. Bukan lagi wacana memperpanjang kekuasaan Jokowi, tapi mempercepat berakhirnya kekuasaan Prabowo," ungkap Guntur.

Kengototan mendorong percepatan agenda pemilu di saat tidak lagi menduduki posisi puncak dinilainya sebagai cerminan dari dorongan politik yang tidak terbatas.

"Nafsu kekuasaan Jokowi dan lingkarannya sangat nyata. Kalau tidak berkuasa, dia dorong Pemilu lebih cepat. Serakah itu unlimited," tegasnya.

Guntur menekankan bahwa deretan masukan serta pandangan kritis yang disampaikannya selama ini dijalankan secara adil kepada seluruh pihak, termasuk kepada jajaran pemerintahan saat ini.

Ia turut membandingkan respons dari kelompok pendukung Presiden Prabowo Subianto dengan kelompok pendukung kepemimpinan terdahulu dalam menyikapi kritik.

"Kontenku tidak hanya ngomongin Jokowi. Prabowo dan pemerintah juga aku kritik, tapi bedanya telinga pendukung Prabowo tidak setipis Termul," pungkas Guntur.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung