Berita, Hukum

Hakim Bentak Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Sidang Korupsi PI 10 Persen: “Saya di Sini Hakimnya, Bukan Bapak!”

Repelita.id

13 May 2026 17:36 WIB

Hakim Bentak Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Sidang Korupsi PI 10 Persen: “Saya di Sini Hakimnya, Bukan Bapak!”
Foto: Istimewa

Repelita Bandar Lampung - Mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang lanjutan dugaan korupsi dana participating interest (PI) 10 persen, namun penjelasannya memicu ketegangan di ruang sidang.

Penuturan yang berbelit-belit menyebabkan hakim anggota Ayanef Yulius menegur Arinal karena sering menyela dan mempermasalahkan terbitnya surat keputusan gubernur yang tumpang tindih terkait penunjukan pengelola dana tersebut.

ADVERTISEMENT

Ayanef mempertanyakan mengapa PT Lampung Energi Berjaya ditunjuk pada era Arinal, padahal rezim sebelumnya telah menunjuk PT Wahana Raharja.

Hakim mempertegas posisinya dengan menyatakan, "Saudara tahu tidak bahwa ini sebenarnya bukan hanya informasi akan mendapat, tapi sudah dilaksanakan oleh gubernur sebelumnya dana PI ini, dengan menunjuk PT Wahana Raharja melalui keputusan gubernur,".

Selanjutnya, hakim juga menekankan bahwa "Tapi itu kan bukan hanya informasi akan kemungkinan, tapi sudah mulai berjalan itu. Sementara Saksi mengatakan tadi bahwa ini baru 80 persen, seakan-akan itu hanya masih peluang, sementara gubernur yang lama sudah melaksanakan itu. Coba itu gimana?".

Mendengar cecaran tersebut, mantan orang nomor satu di Lampung itu terus berupaya memotong pembicaraan dengan alasan teknis hingga melontarkan kalimat, "Saya jawab dulu, Pak. Dengan SKK Migas,".

Tindakan tidak kooperatif itu seketika memicu kemarahan pimpinan sidang yang langsung membalas dengan bentakan keras berupa penegasan hukum, "Saya di sini hakimnya, Pak, bukan Bapak!".

Pasca teguran disiplin tersebut, saksi akhirnya mengaku sama sekali tidak mengetahui perihal adanya dualisme regulasi daerah yang terbit pada dua periode kepemimpinan yang berbeda.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung